
LSM Sebut Lebih Banyak Pengungsi Ukraina Ingin Menetap di Jepang
Berbagai laporan dari sebuah acara di Tokyo mengisyaratkan bahwa orang-orang yang melarikan diri dari Ukraina ke Jepang semakin banyak yang berharap bisa menetap secara permanen di negara Asia ini, seiring dengan akan genap berlalunya waktu empat tahun sejak invasi Rusia dipicu. Sekitar 100 orang, yang terdiri dari pengungsi dan pendukungnya, berpartisipasi dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Dewan Nasional YMCA Jepang selaku organisasi nirlaba internasional (LSM), pada hari Sabtu. Kondisi terkini rupanya tidak memberikan titik terang bagi pengungsi untuk kembali ke negaranya, seiring berlanjutnya perang itu. Dalam acara tersebut, mereka mendiskusikan berbagai tantangan yang dilalui oleh orang-orang yang melarikan diri dari daerah konflik dan saat ini terpaksa tinggal di Jepang sebagai pengungsi.