
Nol Kasus! Cara Jepang Sukses Eliminasi Rubella yang Bisa Ditiru Dunia
September lalu menjadi momen bersejarah bagi kesehatan masyarakat Jepang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan bahwa Jepang berhasil mengeliminasi transmisi endemik rubella. Penyakit virus ini, meski sering dianggap ringan, dapat berakibat fatal atau menyebabkan cacat permanen pada bayi jika menginfeksi ibu hamil. Kesuksesan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari perjuangan panjang pemerintah dan aktivis, terutama para ibu yang anak-anaknya menjadi korban Sindrom Rubella Kongenital. Bahaya Tersembunyi Rubella Sindrom Rubella Kongenital dapat menyebabkan cacat lahir serius seperti kelainan jantung, gangguan pendengaran, dan katarak. Risiko tertinggi terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan. Masalah utamanya adalah “Silent Carrier”: hingga sepertiga orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala, sehingga mereka bisa tanpa sadar menularkan virus ke ibu hamil.