
Tiga Aliran Utama Upacara Teh Beri Penghormatan kepada Legenda Sen no Rikyu
Di ibu kota kuno Jepang, Kyoto, tiga kelompok yang mengajarkan gaya upacara teh tradisional yang didirikan oleh master abad ke-16, Sen no Rikyu, berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada pendiri legendaris mereka. Para pemimpin kelompok tersebut pada hari Sabtu mengunjungi kuil Daitoku-ji, yang tahun ini merayakan 700 tahun sejak pendiriannya. Mereka berpartisipasi dalam upacara di depan patung Rikyu yang jarang diperlihatkan kepada publik maupun dipindahkan dari lokasinya. Pada bulan Oktober mendatang, patung tersebut akan dipamerkan untuk pertama kalinya di Museum Nasional Tokyo.




