BERITA JEPANG

Hibakusha

Kisah Hibakusha Menginspirasi Generasi Muda Jepang Bertindak Demi Perdamaian
Budaya • 19 Feb

Kisah Hibakusha Menginspirasi Generasi Muda Jepang Bertindak Demi Perdamaian

Pengeboman atom di Hiroshima dan Nagasaki sering kali hanya diajarkan sebagai sejarah. Namun, bagi sebagian anak muda di Jepang, peristiwa tersebut sama relevannya saat ini, dan telah menjadi alasan bagi mereka untuk bertindak. Tersentuh oleh kisah-kisah para penyintas yang dikenal sebagai hibakusha, mereka memilih untuk melangkah maju dengan cara-cara baru agar pesan-pesan perdamaian tetap hidup. Selama tahun fiskal lalu, Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima mencatat rekor jumlah pengunjung tertinggi yang pernah ada: 2,2 juta pengunjung. Angka saat ini menunjukkan daya tarik tersebut berada di jalur yang tepat untuk kembali memecahkan rekor itu. Bagi banyak pengunjung, pengalaman tersebut bukan tentang sejarah sebagai sesuatu yang telah selesai, melainkan sesuatu yang belum tuntas.

Hibakusha Jepang Sangat Prihatin dengan Berakhirnya Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir
Politik • 05 Feb

Hibakusha Jepang Sangat Prihatin dengan Berakhirnya Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir

Para penyintas bom atom Jepang, yang dikenal sebagai hibakusha, telah menekankan pentingnya penghapusan senjata nuklir pada saat berakhirnya satu-satunya perjanjian perlucutan senjata nuklir dunia yang ditandatangani antara Amerika Serikat dan Rusia. Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis, atau New START, yang mengikat kedua negara adidaya tersebut akan berakhir pada hari Kamis. Nihon Hidankyo, yang mewakili para penyintas bom atom Hiroshima dan Nagasaki tahun 1945, dan kelompok pendukungnya mengadakan konferensi pers pada hari Kamis.

Kisah Pilu Hibakusha Amerika: Perjuangan Tanpa Akhir Melawan Trauma Nuklir
Domestik • 29 Jan

Kisah Pilu Hibakusha Amerika: Perjuangan Tanpa Akhir Melawan Trauma Nuklir

Ernest Satoru Arai baru berusia 10 tahun ketika dunia memasuki era nuklir. Pada 6 Agustus 1945, anak keturunan Jepang-Amerika itu sedang berada di sekolah di Hiroshima ketika pasukan Amerika Serikat menjatuhkan bom atom yang menghancurkan kota tersebut. Arai menderita luka bakar parah dan paparan radiasi yang terus membekas dalam hidupnya sejak saat itu. Kini di usia 91 tahun, ia mengabdikan diri sebagai relawan perdamaian di Museum Memorial Perdamaian Hiroshima, membagikan pengalaman mengerikan yang dialaminya kepada pengunjung dari seluruh penjuru dunia.

Kemenangan Bersejarah: Pengadilan Jepang Wajibkan Kompensasi bagi Hibakusha di Luar Negeri
Domestik • 28 Jan

Kemenangan Bersejarah: Pengadilan Jepang Wajibkan Kompensasi bagi Hibakusha di Luar Negeri

Pemerintah harus membayar kompensasi untuk biaya medis kepada keluarga yang berduka dari korban bom atom di Hiroshima yang pindah ke luar negeri, demikian putusan pengadilan Jepang. Pengadilan menyatakan bahwa klaim pemerintah bahwa masa kadaluarsa telah habis adalah tindakan ilegal. Korban bom atom tahun 1945 dikenal sebagai “hibakusha”. Setelah Perang Dunia Dua, hukum Jepang menetapkan bahwa mereka berhak untuk mendapatkan pengobatan medis yang dibiayai oleh pemerintah. Pada tahun 1974, pemerintah Jepang mengeluarkan pernyataan bahwa hibakusha yang tinggal di luar negeri tidak akan menerima manfaat untuk membayar tagihan medis mereka. Namun, pernyataan tersebut kemudian dicabut pada tahun 2003.