BERITA JEPANG

Ekonomi Jepang

Nikkei 225 Cetak Rekor Baru di Atas 58.000, Tapi Ditutup Sedikit Melemah
Bisnis • 12 Feb

Nikkei 225 Cetak Rekor Baru di Atas 58.000, Tapi Ditutup Sedikit Melemah

Indeks saham acuan Jepang, Nikkei 225, menembus level 58.000 pada hari Kamis dan mencetak rekor baru dalam perdagangan intraday. Investor terdorong oleh tanda-tanda bahwa ekonomi AS berada di jalur yang kuat, ditunjukkan oleh data nonfarm payrolls yang lebih baik dari ekspektasi. Indeks menyentuh 58.015 didorong oleh pembelian saham-saham terkait semikonduktor, namun kemudian kehilangan momentum seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking). Nikkei ditutup di level 57.639, turun tipis 0,02 persen dari hari Selasa. Hari Rabu merupakan hari libur nasional di Jepang.

Analis: PDB Jepang Diprediksi Tumbuh Positif di Kuartal Oktober-Desember 2025
Bisnis • 12 Feb

Analis: PDB Jepang Diprediksi Tumbuh Positif di Kuartal Oktober-Desember 2025

Para analis memperkirakan ekonomi Jepang kembali tumbuh pada tiga bulan terakhir 2025, ditopang oleh belanja korporasi dan konsumsi pribadi yang solid. Sebelas lembaga riset telah menyampaikan proyeksi PDB untuk periode Oktober-Desember menjelang rilis resmi data pada Senin depan. Seluruh lembaga memperkirakan PDB tumbuh dalam basis riil (inflation-adjusted) setelah kontraksi pada kuartal sebelumnya. Lima lembaga memproyeksikan pertumbuhan tahunan di kisaran 1 hingga 1,9 persen. Empat lembaga memperkirakan pertumbuhan di kisaran 2 persen. Sementara dua lembaga menaruh angka pertumbuhan di bawah 1 persen.

Rekor Baru! Utang Nasional Jepang Tembus 1.342 Triliun Yen di 2025
Bisnis • 10 Feb

Rekor Baru! Utang Nasional Jepang Tembus 1.342 Triliun Yen di 2025

Utang pemerintah Jepang naik ke rekor tertinggi pada akhir tahun lalu. Kementerian Keuangan mengatakan utang pemerintah yang beredar mencapai 1.342,172 triliun yen, atau sekitar 8,6 triliun dolar, pada akhir 2025. Angka itu naik sekitar 24,5 triliun yen dari tahun sebelumnya. Rinciannya menunjukkan bahwa obligasi pemerintah mencapai sekitar 1.197,6 triliun yen, surat utang jangka pendek hampir 100,4 triliun yen, dan pinjaman sekitar 44,1 triliun yen. Angka obligasi pemerintah naik lebih dari 24 triliun yen.

Surplus Transaksi Berjalan Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dua Tahun Berturut-turut
Bisnis • 09 Feb

Surplus Transaksi Berjalan Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dua Tahun Berturut-turut

Jepang mencatatkan surplus transaksi berjalan tertinggi sepanjang sejarah untuk tahun kedua berturut-turut pada 2025, sebagian berkat defisit perdagangan yang menyempit. Kementerian Keuangan menyatakan surplus mencapai hampir 31,9 triliun yen, atau sekitar 203 miliar dolar AS. Transaksi berjalan merupakan ukuran utama pendapatan negara dari perdagangan dan investasi di luar negeri. Penurunan biaya impor energi membantu mengurangi defisit perdagangan. Pada saat yang sama, surplus pendapatan primer meningkat karena anak perusahaan Jepang di luar negeri melaporkan dividen saham dan pembayaran bunga obligasi yang lebih tinggi.

Biaya Makan Melonjak, Rasio Pengeluaran Pangan Jepang Sentuh Rekor 44 Tahun
Bisnis • 06 Feb

Biaya Makan Melonjak, Rasio Pengeluaran Pangan Jepang Sentuh Rekor 44 Tahun

Rasio pengeluaran rumah tangga untuk makanan di Jepang telah mencapai titik tertinggi dalam empat dekade terakhir di tengah lonjakan harga yang terus berlanjut. Laporan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi yang dirilis hari Jumat menyebutkan bahwa makanan menyumbang 28,6 persen dari total pengeluaran rumah tangga pada tahun 2025. Ukuran ini dikenal sebagai koefisien Engel, yang mengukur standar hidup suatu negara. Peningkatan koefisien ini mengindikasikan penurunan kemampuan untuk membelanjakan uang untuk hal-hal selain makanan.

Tuntutan Naik Gaji 5%! Buruh Jepang Desak Pengusaha di Tengah Inflasi
Bisnis • 27 Jan

Tuntutan Naik Gaji 5%! Buruh Jepang Desak Pengusaha di Tengah Inflasi

Para pemimpin bisnis dan perwakilan buruh di Jepang telah resmi memulai perundingan gaji tahunan musim semi, atau yang dikenal sebagai Shunto. Fokus utama tahun ini adalah apakah kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan untuk menaikkan upah di atas tingkat inflasi yang terus menekan daya beli masyarakat. Kepala Federasi Bisnis Jepang (Keidanren) dan Konfederasi Serikat Pekerja Jepang (Rengo) mengadakan pertemuan pembuka pada hari Selasa untuk menetapkan nada perundingan. Ketua Keidanren, Yoshinobu Tsutsui, mengatakan dalam pertemuan tersebut: “Perhatian publik terhadap kenaikan gaji semakin besar di tengah harga-harga yang terus naik dan kekurangan tenaga kerja yang semakin parah. Kenaikan gaji pokok (base pay) akan menjadi topik utama dalam pembicaraan kali ini. Kami meminta semua perusahaan anggota untuk melakukan diskusi secara aktif dan konstruktif.”