BERITA JEPANG

Dolar AS

Yen Melemah Saat Investor Buru Dolar AS di Tengah Konflik Timur Tengah
Bisnis • 03 Mar

Yen Melemah Saat Investor Buru Dolar AS di Tengah Konflik Timur Tengah

Nilai tukar Yen Jepang terus mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa. Hal ini terjadi seiring langkah para investor yang memburu Dolar AS sebagai aset aman (safe haven) di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Aksi jual Yen semakin intensif dalam perdagangan di Tokyo, yang menyebabkan mata uang Jepang tersebut terperosok ke kisaran 157 Yen per Dolar AS. Respons Pemerintah Jepang Menteri Keuangan Jepang, Katayama Satsuki, menyatakan bahwa pemerintah tengah memantau perkembangan di pasar valuta asing dengan tingkat kewaspadaan tinggi.

Dolar AS Anjlok! China Batasi Pembelian Obligasi, Apa Dampaknya bagi Yen?
Bisnis • 10 Feb

Dolar AS Anjlok! China Batasi Pembelian Obligasi, Apa Dampaknya bagi Yen?

Dolar AS melemah terhadap yen hingga ke level 155-an rendah pada satu titik di Tokyo pada hari Selasa. Penurunan ini dikaitkan dengan laporan bahwa China menyarankan lembaga keuangannya untuk membatasi kepemilikan Obligasi AS (US Treasuries). Potensi pelemahan di pasar tenaga kerja AS juga menjadi kekhawatiran lainnya. Dolar mulai melemah sehari sebelumnya di New York setelah Bloomberg News melaporkan bahwa regulator di China mendesak bank-bank untuk mengurangi pembelian obligasi pemerintah AS. Hal ini memicu aksi jual mata uang AS dan pembelian yen.

Yen Melesat: Spekulasi Intervensi & Komentar Trump Goyang Dolar
Bisnis • 28 Jan

Yen Melesat: Spekulasi Intervensi & Komentar Trump Goyang Dolar

Yen Jepang mengalami penguatan signifikan terhadap Dolar AS, diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam tiga bulan di pasar New York dan Tokyo. Pergerakan ini didorong oleh spekulasi pasar bahwa otoritas Jepang dan Amerika Serikat mungkin sedang bersiap untuk melakukan intervensi mata uang. Presiden AS Donald Trump turut memberikan sentimen dengan mengisyaratkan toleransi terhadap Dolar yang lebih lemah saat ditanya mengenai depresiasi mata uang Greenback tersebut. Yen semakin menguat pasca komentar tersebut, menyentuh kisaran bawah 152 per Dolar pada perdagangan New York, Selasa (27/01). Ini menandai level terkuatnya sejak akhir Oktober tahun lalu.