BERITA JEPANG

Bisnis Jepang

JAL Berencana Berlakukan Biaya Tambahan Bahan Bakar pada Penerbangan Domestik
Bisnis • 04 Mar

JAL Berencana Berlakukan Biaya Tambahan Bahan Bakar pada Penerbangan Domestik

Maskapai penerbangan Japan Airlines (JAL) menyatakan sedang mempertimbangkan pemberlakuan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) untuk penerbangan domestik. Langkah ini diambil seiring dengan kenaikan biaya operasional yang terus menekan keuntungan perusahaan. JAL akan segera mulai mendiskusikan rencana tersebut dengan target implementasi pada April 2027. Biasanya, maskapai penerbangan hanya menambahkan biaya tersebut pada penerbangan internasional berdasarkan fluktuasi harga bahan bakar global. Namun, JAL menyatakan kemungkinan harus mulai menambahkannya pada tarif domestik karena menghadapi penurunan jumlah penumpang dalam negeri dan kenaikan harga avtur.

Kabar Baik? Inflasi Tokyo Melambat ke 2% di Awal 2026
Bisnis • 30 Jan

Kabar Baik? Inflasi Tokyo Melambat ke 2% di Awal 2026

Angka awal dari Kementerian Urusan Dalam Negeri menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk 23 distrik di ibu kota naik 2 persen dibandingkan tahun lalu. Angka ini turun 0,3 poin persentase dari bulan Desember. Angka ini tidak termasuk angka volatil untuk makanan segar. Harga untuk bahan makanan yang tidak mudah rusak naik 5,6 persen tahun-ke-tahun (yoy), mendorong IHK lebih tinggi. Biaya beras naik lebih lambat dibandingkan tahun lalu, tetapi masih naik 26 persen.

Yen Melesat: Spekulasi Intervensi & Komentar Trump Goyang Dolar
Bisnis • 28 Jan

Yen Melesat: Spekulasi Intervensi & Komentar Trump Goyang Dolar

Yen Jepang mengalami penguatan signifikan terhadap Dolar AS, diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam tiga bulan di pasar New York dan Tokyo. Pergerakan ini didorong oleh spekulasi pasar bahwa otoritas Jepang dan Amerika Serikat mungkin sedang bersiap untuk melakukan intervensi mata uang. Presiden AS Donald Trump turut memberikan sentimen dengan mengisyaratkan toleransi terhadap Dolar yang lebih lemah saat ditanya mengenai depresiasi mata uang Greenback tersebut. Yen semakin menguat pasca komentar tersebut, menyentuh kisaran bawah 152 per Dolar pada perdagangan New York, Selasa (27/01). Ini menandai level terkuatnya sejak akhir Oktober tahun lalu.

Risalah BOJ Ungkap Strategi Baru: Suku Bunga Tertinggi dalam 30 Tahun
Bisnis • 28 Jan

Risalah BOJ Ungkap Strategi Baru: Suku Bunga Tertinggi dalam 30 Tahun

Risalah pertemuan Bank of Japan (BOJ) bulan Desember menyoroti diskusi intensif para pembuat kebijakan mengenai pemantauan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang. Selain itu, prospek kenaikan upah juga menjadi topik utama dalam pertimbangan mereka. Dalam pertemuan tersebut, para pembuat kebijakan secara bulat menyetujui keputusan bersejarah untuk menaikkan suku bunga acuan BOJ menjadi sekitar 0,75 persen. Angka ini menandai level suku bunga tertinggi di Jepang dalam 30 tahun terakhir. Optimisme Upah 2026 Risalah yang dirilis pada hari Rabu mengungkapkan bahwa banyak anggota dewan sepakat mengenai prospek positif pendapatan pekerja. Mereka menyatakan “kemungkinan besar perusahaan-perusahaan akan terus menaikkan upah secara stabil pada tahun 2026.”

Sejarah Terulang! Produksi Baja Jepang Anjlok ke Posisi 4 Dunia, Kalah dari AS
Bisnis • 27 Jan

Sejarah Terulang! Produksi Baja Jepang Anjlok ke Posisi 4 Dunia, Kalah dari AS

Produksi baja mentah Jepang telah turun menjadi peringkat keempat di dunia untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun. Angka ini adalah indikator kunci kekuatan industri manufaktur global. Asosiasi Baja Dunia (World Steel Association) melaporkan bahwa Jepang memproduksi sekitar 80 juta ton baja mentah pada tahun 2025. Angka ini turun 4 persen dari tahun sebelumnya, menempatkan Jepang di belakang Tiongkok, India, dan Amerika Serikat. Produksi baja mentah Jepang meningkat pesat setelah Perang Dunia II karena permintaan rekonstruksi pasca-perang. Angka tersebut sempat mencapai 100 juta ton selama era pertumbuhan ekonomi tinggi pada tahun 1970-an, tetapi terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Dampak Boikot China? Penjualan Dept Store Jepang Anjlok Pertama Kalinya dalam 5 Tahun
Bisnis • 26 Jan

Dampak Boikot China? Penjualan Dept Store Jepang Anjlok Pertama Kalinya dalam 5 Tahun

Industri ritel Jepang menghadapi tantangan serius. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, penjualan department store (toko serba ada) di Jepang mencatatkan penurunan pada tahun 2025. Data terbaru menunjukkan dampak signifikan dari penurunan drastis wisatawan China. Asosiasi Toko Serba Ada Jepang melaporkan total penjualan tahun lalu mencapai 5,6 triliun yen (sekitar 36 miliar dolar AS), turun 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sektor barang bebas bea (duty-free) terpukul paling keras dengan penurunan 12,7 persen.