BERITA JEPANG

Bank of Japan

PM Takaichi Berbicara kepada Wartawan Pasca Terpilih Kembali di Diet
Politik • 19 Feb

PM Takaichi Berbicara kepada Wartawan Pasca Terpilih Kembali di Diet

Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae menjawab pertanyaan wartawan beberapa jam setelah anggota parlemen memilih untuk memilihnya kembali. Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpinnya memenangkan mayoritas dua pertiga yang bersejarah di Majelis Rendah awal bulan ini. Takaichi mengatakan pada hari Rabu bahwa ia berharap dapat memfasilitasi debat, di antara anggota parlemen dan publik, menuju amandemen Konstitusi. Takaichi berkata: “Saya merasa bahwa posisi setiap kelompok parlemen di dalam Diet telah cukup berkembang. Berdasarkan diskusi yang telah kami lakukan sejauh ini, dan dengan kerja sama dari setiap kelompok, LDP bermaksud bekerja dengan sabar untuk menciptakan kondisi yang akan mengarah pada referendum nasional dengan mengusulkan amandemen konstitusi sesegera mungkin.”

PM Takaichi Bertemu Gubernur BOJ Ueda, Bahas Kondisi Ekonomi Pasca Pemilu
Bisnis • 16 Feb

PM Takaichi Bertemu Gubernur BOJ Ueda, Bahas Kondisi Ekonomi Pasca Pemilu

Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae telah bertemu dengan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Ueda Kazuo untuk pertama kalinya setelah pemilihan Majelis Rendah pada 8 Februari lalu. Keduanya dilaporkan membahas keadaan ekonomi dan keuangan secara umum. Pertemuan berlangsung di Kantor Perdana Menteri pada Senin malam dan berlangsung sekitar 15 menit. Setelah pembicaraan, Ueda mengatakan kepada wartawan bahwa meskipun ia tidak dapat memberikan rincian, pertemuan mereka diadakan sebagai pertukaran pendapat umum yang rutin. Ketika ditanya apakah Takaichi meminta kebijakan BOJ tertentu, Ueda menegaskan tidak ada permintaan khusus.

Bank of Japan: Jangan Lewatkan Waktu Tepat untuk Menaikkan Suku Bunga!
Bisnis • 02 Feb

Bank of Japan: Jangan Lewatkan Waktu Tepat untuk Menaikkan Suku Bunga!

Ringkasan pendapat dari rapat Bank of Japan pada Januari menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan mengatakan bank tidak boleh melewatkan waktu yang tepat untuk menaikkan suku bunga. Bank sentral tersebut menahan perubahan suku bunga bulan lalu, dengan alasan perlu memantau efek dari kenaikan yang telah ditetapkan pada Desember. Ringkasan tersebut menunjukkan bahwa para pejabat waspada terhadap pengaruh yen yang lemah terhadap inflasi. Satu pejabat mengatakan bahwa kenaikan suku bunga harus dilakukan “tanpa melewatkan waktu yang tepat” dengan melihat kenaikan harga. Yang lain menyebutnya “tepat” bagi bank untuk menaikkan suku bunga “dalam interval beberapa bulan.”

Risalah BOJ Ungkap Strategi Baru: Suku Bunga Tertinggi dalam 30 Tahun
Bisnis • 28 Jan

Risalah BOJ Ungkap Strategi Baru: Suku Bunga Tertinggi dalam 30 Tahun

Risalah pertemuan Bank of Japan (BOJ) bulan Desember menyoroti diskusi intensif para pembuat kebijakan mengenai pemantauan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang. Selain itu, prospek kenaikan upah juga menjadi topik utama dalam pertimbangan mereka. Dalam pertemuan tersebut, para pembuat kebijakan secara bulat menyetujui keputusan bersejarah untuk menaikkan suku bunga acuan BOJ menjadi sekitar 0,75 persen. Angka ini menandai level suku bunga tertinggi di Jepang dalam 30 tahun terakhir. Optimisme Upah 2026 Risalah yang dirilis pada hari Rabu mengungkapkan bahwa banyak anggota dewan sepakat mengenai prospek positif pendapatan pekerja. Mereka menyatakan “kemungkinan besar perusahaan-perusahaan akan terus menaikkan upah secara stabil pada tahun 2026.”

Rupiah Waspada? Yen Menguat Tajam Akibat Spekulasi Intervensi Pasar
Bisnis • 26 Jan

Rupiah Waspada? Yen Menguat Tajam Akibat Spekulasi Intervensi Pasar

Mata uang Yen menunjukkan penguatan signifikan terhadap Dolar AS pada perdagangan hari Senin, mencapai kisaran atas 153 di pasar Tokyo—level terkuat sejak November lalu. Pergerakan ini dipicu oleh spekulasi pasar yang kencang mengenai potensi intervensi mata uang terkoordinasi antara Jepang dan Amerika Serikat. Tren pembalikan ini bermula sejak Jumat lalu, di mana mata uang Jepang melonjak lebih dari 4,5 yen dalam waktu singkat. Sinyal Intervensi Para investor ramai-ramai melepas Dolar dan memborong Yen, didorong oleh rumor bahwa otoritas Jepang dan AS sedang melakukan rate check (pengecekan nilai tukar). Langkah ini sering dianggap sebagai sinyal awal atau persiapan teknis sebelum eksekusi intervensi pasar yang sebenarnya.

Spekulasi Intervensi: Yen Menguat Tajam ke Level 154 per Dolar
Bisnis • 26 Jan

Spekulasi Intervensi: Yen Menguat Tajam ke Level 154 per Dolar

Nilai tukar yen terus menunjukkan tren penguatan terhadap dolar AS dalam perdagangan hari Senin. Pergerakan ini didorong oleh spekulasi yang semakin kencang mengenai kemungkinan intervensi pasar terkoordinasi antara pemerintah Jepang dan Amerika Serikat. Mata uang Jepang sempat mengalami apresiasi hingga menyentuh level 154 yen per dolar di pasar Tokyo. Pembalikan tren pelemahan yen ini dimulai sejak Jumat lalu, ketika mata uang tersebut menguat lebih dari 3,5 yen dalam waktu kurang dari 12 jam. Di pasar New York, yen bahkan sempat menyentuh level tengah 155.