Warga Mihonoseki Hias Ranting Pohon dengan Mochi Sambut Tahun Baru Imlek

Sebuah komunitas di wilayah Jepang barat tengah merayakan pergantian Tahun Baru Imlek dengan membuat hiasan tradisional berupa ranting-ranting pohon yang dipercantik menggunakan ornamen putih dari kue beras mochi.
Dekorasi semacam ini telah menjadi tradisi turun-temurun menjelang perayaan Imlek di kawasan Mihonoseki-cho, Kota Matsue, yang ditujukan sebagai bentuk doa pengharapan akan panen melimpah di sepanjang tahun.
Asosiasi pariwisata setempat memutuskan memulai dan menggelar kegiatan festival tahunan ini sejak 10 tahun lalu di areal kuil Miho, sebagai usaha pelestarian budaya sembari mendongkrak minat wisata pengunjung.
Pada hari Rabu (18/02), momen dimulainya festival berdurasi 8 hari tersebut, sekelompok siswa sekolah dasar bersama warga penghuni sekitarnya saling bergantian menumbuk beras kukus sebagai olahan kudapan mochi segar.
Mereka lalu meratakan tekstur pasta beras lewat keterampilan tangan belaka, sebelum diakhiri pisau dapur kala membagi-bagi potongan bundar sepanjang tiga sentimeter yang bakal didapuk sebagai ornamen.
Bocah-bocah lantas diserahi tanggung jawab menempelkan butiran ornamen itu persis di ruas-ruas tangkai pohon spicebush, yang siap dibawa ke ruang pajang kediaman mereka masing-masing kelak. Sementara ranting dengan volume rimbun lebih ekstra disiapkan mewakili dekorasi elegan toko hingga ragam variasi motel di sana.
Seorang wanita berusia 60-an kepada stasiun berita pelat merah Jepang NHK mengaku gembira menjadi satu dari sekian partisipan untuk acara menawan ini dengan decak kagum kekaguman yang hangat sepanjang festival bergulir.