Surplus Transaksi Berjalan Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dua Tahun Berturut-turut

Jepang mencatatkan surplus transaksi berjalan tertinggi sepanjang sejarah untuk tahun kedua berturut-turut pada 2025, sebagian berkat defisit perdagangan yang menyempit.
Kementerian Keuangan menyatakan surplus mencapai hampir 31,9 triliun yen, atau sekitar 203 miliar dolar AS. Transaksi berjalan merupakan ukuran utama pendapatan negara dari perdagangan dan investasi di luar negeri.
Penurunan biaya impor energi membantu mengurangi defisit perdagangan. Pada saat yang sama, surplus pendapatan primer meningkat karena anak perusahaan Jepang di luar negeri melaporkan dividen saham dan pembayaran bunga obligasi yang lebih tinggi.
Neraca transaksi berjalan bulanan mencatatkan surplus sekitar 4,6 miliar dolar AS pada bulan Desember.
Surplus ini berlangsung selama sebelas bulan berturut-turut, meskipun ukurannya turun 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.