Biaya Makan Melonjak, Rasio Pengeluaran Pangan Jepang Sentuh Rekor 44 Tahun

Rasio pengeluaran rumah tangga untuk makanan di Jepang telah mencapai titik tertinggi dalam empat dekade terakhir di tengah lonjakan harga yang terus berlanjut.
Laporan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi yang dirilis hari Jumat menyebutkan bahwa makanan menyumbang 28,6 persen dari total pengeluaran rumah tangga pada tahun 2025. Ukuran ini dikenal sebagai koefisien Engel, yang mengukur standar hidup suatu negara. Peningkatan koefisien ini mengindikasikan penurunan kemampuan untuk membelanjakan uang untuk hal-hal selain makanan.
Rasio ini adalah yang tertinggi sejak 1981, meskipun perbandingan yang tepat sulit dilakukan karena adanya perubahan metode survei. Pejabat kementerian mengaitkan rasio yang lebih tinggi ini dengan kenaikan harga beras dan bahan pangan lainnya. Mereka juga mencatat bahwa masyarakat lebih sering makan di luar.
Sementara itu, rumah tangga dengan dua orang atau lebih menghabiskan rata-rata 314.001 yen per bulan secara total, atau sekitar 2.000 dolar AS, tahun lalu berdasarkan penyesuaian inflasi. Angka ini naik 0,9 persen dari tahun 2024 dan merupakan kenaikan tahunan pertama dalam tiga tahun.
Pengeluaran untuk mobil mengalami pemulihan dari tahun sebelumnya. World Expo 2025 di Osaka turut mendongkrak pengeluaran untuk transportasi dan tiket masuk.
Selain itu, berakhirnya dukungan raksasa teknologi AS untuk salah satu sistem operasinya mendorong banyak pengguna untuk mengganti komputer mereka.