PM Jepang Takaichi Sanae Tegaskan Dukungan Demokrasi untuk Nepal

Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae menyampaikan kepada Presiden Nepal Ramchandra Paudel bahwa Jepang akan terus mendukung perkembangan demokrasi di negara Asia Selatan tersebut.
Takaichi dan Paudel bertemu selama sekitar 20 menit pada hari Selasa di kantor perdana menteri di Tokyo. Paudel sedang melakukan kunjungan resmi ke Jepang seiring kedua negara memperingati 70 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2026.
Di awal pertemuan, Takaichi mengatakan kepada presiden Nepal bahwa ia berharap dapat menggunakan tonggak sejarah ini untuk semakin mempererat hubungan bilateral.
Paudel menyatakan keinginannya untuk memperdalam hubungan persahabatan dengan Jepang di berbagai bidang.
Selama pertemuan, Takaichi mengatakan bahwa stabilitas di Nepal juga penting bagi Jepang dalam memastikan stabilitas regional secara keseluruhan.
Komentarnya merujuk pada protes anti-pemerintah yang meletus di Nepal September lalu. Para demonstran, terutama kaum muda, menuntut pemerintah mengakhiri korupsi dan menghilangkan kesenjangan kekayaan. Protes tersebut berujung pada pengunduran diri perdana menteri negara itu.
Takaichi mengatakan penting agar pemilihan umum Nepal, yang dijadwalkan pada Maret, diselenggarakan secara bebas dan adil, dengan partisipasi publik yang luas. Ia juga mengatakan Jepang akan terus mendukung demokrasi di Nepal dan bekerja sama dengan negara itu dalam pembangunannya.