Pesawat Militer Korsel Mendarat Darurat di Okinawa, Menhan Ahn Berterima Kasih

Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu-back, telah mengucapkan terima kasih kepada Jepang atas bantuan yang diberikan kepada pesawat militer Korea Selatan yang mengalami masalah teknis. Pesawat transportasi C-130 tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat di Prefektur Okinawa.
Pesawat tersebut mendarat sekitar pukul 11 pagi pada hari Jumat di Pangkalan Udara Naha milik Pasukan Bela Diri Udara Jepang (JASDF). Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan menuju Arab Saudi untuk menghadiri pameran pertahanan internasional ketika terdeteksi adanya penurunan output mesin.
Para mekanik segera mengganti bagian yang rusak, dan pesawat tersebut dapat melanjutkan perjalanan dari Jepang sebelum pukul 17.00 waktu setempat.
Menteri Pertahanan Jepang, Koizumi Shinjiro, bertemu dengan rekan sejawatnya dari Korea Selatan di Prefektur Kanagawa, selatan Tokyo, pada Jumat siang. Dalam pertemuan tersebut, Ahn mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan cepat Jepang dalam menangani insiden ini.
Kedua menteri juga sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan.
Peristiwa ini menandai interaksi militer yang semakin intensif. Sebelumnya, Angkatan Udara Korea Selatan melakukan pengisian bahan bakar di Jepang untuk pertama kalinya pada hari Rabu, ketika sembilan pesawat tempur T-50 mendarat di Pangkalan Udara Naha.
Insiden serupa pernah terjadi pada bulan Juli, ketika pesawat transportasi militer Korea Selatan memasuki zona identifikasi pertahanan udara Jepang tanpa prosedur yang tepat saat melakukan pendaratan darurat di Pangkalan Udara Kadena milik Amerika Serikat di Okinawa. Saat itu, Jepang mengirimkan pesawat tempur sebagai respons dan mendesak Seoul untuk mencegah terulangnya kejadian tersebut.