BERITA JEPANG
Bisnis Domestik 26 January 2026

Dampak Boikot China? Penjualan Dept Store Jepang Anjlok Pertama Kalinya dalam 5 Tahun

Oleh NHK Sumber: NHK
Dampak Boikot China? Penjualan Dept Store Jepang Anjlok Pertama Kalinya dalam 5 Tahun

Industri ritel Jepang menghadapi tantangan serius. Untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, penjualan department store (toko serba ada) di Jepang mencatatkan penurunan pada tahun 2025. Data terbaru menunjukkan dampak signifikan dari penurunan drastis wisatawan China.

Asosiasi Toko Serba Ada Jepang melaporkan total penjualan tahun lalu mencapai 5,6 triliun yen (sekitar 36 miliar dolar AS), turun 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sektor barang bebas bea (duty-free) terpukul paling keras dengan penurunan 12,7 persen.

Faktor Geopolitik

Penurunan ini disinyalir berkaitan erat dengan ketegangan diplomatik. Pemerintah China mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) pada bulan November, tak lama setelah Perdana Menteri Jepang, Takaichi Sanae, menyinggung kemungkinan situasi darurat di Taiwan dalam pidatonya di Diet (Parlemen Jepang).

Dampaknya langsung terasa:

  • Jumlah pelanggan asal China dan pengeluaran mereka pada bulan Desember anjlok sekitar 40 persen year-on-year.
  • Penerbangan dari China juga mengalami penurunan frekuensi.

Asosiasi memprediksi tren negatif ini masih akan berlanjut hingga periode liburan Tahun Baru Imlek, momen yang biasanya menjadi puncak belanja wisatawan Asia.