Penjaga Pantai Jepang Latih Penegak Hukum Maritim Asia Tenggara

Personel Penjaga Pantai Jepang (Japan Coast Guard) telah mengadakan sesi pelatihan bagi pejabat penegak hukum maritim dari sekelompok negara di kawasan Asia Tenggara. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam melacak dan memantau kapal-kapal mencurigakan.
Sesi latihan yang diadakan di Laut Jawa ini melibatkan pesawat Penjaga Pantai yang dikirim ke ibu kota Indonesia, Jakarta.
Kesepuluh pejabat yang hadir meliputi perwakilan dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) Indonesia serta organisasi serupa dari Filipina dan Malaysia.
Para anggota Penjaga Pantai Jepang mendemonstrasikan cara menggunakan radar untuk mengukur ukuran dan lokasi sebuah kapal. Mereka juga menjelaskan cara mengoperasikan kamera yang dapat melacak objek secara otomatis.
Indonesia berhadapan langsung dengan Selat Malaka, sebuah jalur pelayaran utama dunia. Wakil Direktur Jenderal Penjaga Pantai Jepang, Takahashi Toru, menyatakan harapannya bahwa dengan bekerja sama bersama negara-negara Asia Tenggara, Jepang dapat berkontribusi untuk “melindungi supremasi hukum di laut, dan memastikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”
Jepang memiliki sejarah panjang dalam mendukung kemampuan maritim Indonesia. Namun, belakangan ini Jakarta juga memperdalam hubungan maritimnya dengan Tiongkok, yang semakin aktif bermanuver di Laut China Selatan.