Pemilu Jepang Dimulai! Warga Serbu TPS untuk Pemungutan Suara Awal

Pemungutan suara awal (early voting) telah resmi dimulai, hanya satu hari setelah masa kampanye pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Jepang dibuka pada hari Selasa.
Dalam pemilu kali ini, rentang waktu antara pembubaran parlemen hingga hari pemilihan sangat singkat, hanya 16 hari. Akibatnya, distribusi kartu panggilan pemilih (polling tickets) ke rumah-rumah warga diperkirakan akan tertunda hingga Senin depan atau bahkan lebih lama.
Meskipun demikian, komisi pemilihan umum di seluruh negeri menegaskan bahwa warga tetap dapat memberikan suara mereka melalui mekanisme pemilihan awal selama identitas mereka dapat diverifikasi.
Pejabat di Distrik Suginami, Tokyo, memperkirakan kartu pemilih baru akan tiba di tangan warga pada atau setelah tanggal 2 Februari.
Kondisi ini menyebabkan jumlah pemilih yang hadir pada Rabu pagi di TPS awal di kantor distrik lebih sedikit dari biasanya. Petugas memeriksa alamat, nama, dan tanggal lahir pada formulir permohonan yang diisi oleh warga yang datang tanpa membawa kartu pemilih.
Komisi pemilihan Distrik Suginami tidak mewajibkan pemilih untuk menunjukkan kartu identitas fisik demi menghemat waktu dan mencegah antrean panjang.
Para pejabat menjelaskan bahwa mereka memverifikasi identitas dengan mencocokkan informasi pribadi yang diberikan warga dengan basis data daftar pemilih tetap di wilayah tersebut.
Pejabat senior komisi pemilihan setempat, Ishida Yukio, mengatakan kepada NHK bahwa prosedur verifikasi yang terlalu ketat justru dikhawatirkan akan menghalangi partisipasi warga.
Ia berharap masyarakat tetap datang ke lokasi pemungutan suara awal meskipun belum menerima kartu panggilan, karena hak pilih mereka tetap terjamin melalui verifikasi identitas di tempat.
Seorang wanita berusia 85 tahun yang memberikan suaranya mengatakan bahwa ia sekalian mampir karena ada urusan di kantor distrik, dan memaklumi keterlambatan kartu pemilih.
Seorang wanita berusia 70-an lainnya mengaku sempat cemas karena tidak memiliki kartu panggilan, tetapi akhirnya datang setelah mengetahui bahwa ia tetap bisa memilih. Ia menambahkan bahwa meskipun awalnya khawatir karena tidak perlu menunjukkan KTP, ia lega prosesnya berjalan lancar dan efisien.
TPS untuk pemungutan suara awal telah disiapkan di berbagai fasilitas kota dan pusat perbelanjaan. Lokasi-lokasi ini akan tetap buka hingga 7 Februari, sehari sebelum hari pemungutan suara utama, dengan beberapa pengecualian.