Pemerintah Jepang Mulai Upaya Turunkan Harga Bensin Lewat Subsidi

Pemerintah Jepang mulai mengambil langkah nyata untuk menurunkan harga bensin guna meringankan beban ekonomi masyarakat. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan dan menjaga harga eceran bensin agar tetap berada di kisaran 170 yen per liter.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, pemerintah memberikan subsidi kepada para grosir minyak untuk menutup selisih harga yang melebihi target. Inisiatif subsidi ini mulai diberlakukan untuk pengiriman bahan bakar sejak hari Kamis.
Berdasarkan data dari Oil Information Center, per hari Senin lalu, rata-rata harga bensin reguler di Jepang telah menyentuh 190,8 yen per liter. Angka ini merupakan rekor tertinggi sejak tahun 1990, atau sejak survei harga bensin pertama kali dilakukan.
Kementerian Ekonomi Jepang menyatakan akan menggelontorkan subsidi sebesar 30,2 yen per liter selama satu minggu ke depan. Besaran subsidi ini akan terus ditinjau dan disesuaikan secara berkala mengikuti perkembangan pasar energi global.