BERITA JEPANG
Politik 06 March 2026

Perubahan Haluan: Partai Berkuasa Jepang Usulkan Pelonggaran Ekspor Senjata Mematikan

Oleh NHK Sumber: NHK
Perubahan Haluan: Partai Berkuasa Jepang Usulkan Pelonggaran Ekspor Senjata Mematikan

Partai-partai penguasa di Jepang telah mengajukan proposal resmi kepada Perdana Menteri Takaichi Sanae untuk menghapus pembatasan ketat terhadap ekspor peralatan pertahanan nasional ke luar negeri. Saat ini, ekspor tersebut masih dibatasi hanya pada lima kategori non-mematikan.

Anggota Komisi Riset Keamanan dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa bersama mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang, menyerahkan proposal tersebut pada hari Jumat. Langkah ini bertujuan untuk mengamandemen pedoman pelaksanaan tiga prinsip negara terkait transfer peralatan dan teknologi pertahanan ke luar negeri.

Dalam “Pedoman Implementasi” yang berlaku saat ini, pengiriman ke luar negeri dibatasi hanya untuk peralatan pendukung seperti untuk misi “penyelamatan” dan “transportasi”. Namun, proposal baru ini merekomendasikan penghapusan batasan tersebut agar Jepang, secara prinsip, dapat mengekspor seluruh produk pertahanan jadi maupun komponennya, termasuk senjata mematikan.

Proposal tersebut juga menyarankan agar Dewan Keamanan Nasional (NSC) melakukan debat dan peninjauan mendalam untuk setiap usulan transfer guna menentukan apakah izin layak diberikan atau tidak.

Meskipun aturannya dilonggarkan, negara penerima akan dibatasi hanya pada negara-negara yang telah menandatangani perjanjian transfer peralatan dan teknologi pertahanan dengan Jepang. Selain itu, negara yang sedang terlibat dalam peperangan secara prinsip akan dikecualikan, kecuali jika terdapat keadaan yang sangat khusus.

Pihak partai penguasa menekankan bahwa pelonggaran aturan ini akan memperluas kerja sama pertahanan dengan sekutu utama Jepang, Amerika Serikat, serta negara-negara lain yang memiliki visi sejalan. Langkah ini juga diyakini bakal memperkuat basis teknologi dan produksi peralatan pertahanan domestik Jepang.

Perdana Menteri Takaichi menyatakan persetujuan mutlaknya terhadap usulan tersebut, sembari menekankan pentingnya memberikan penjelasan yang komprehensif kepada rakyat Jepang mengenai perubahan kebijakan besar ini.

Pemerintah Jepang berencana untuk merevisi pedoman resmi tersebut paling cepat pada musim semi ini setelah melakukan pembahasan lebih lanjut berdasarkan proposal yang diajukan.