BERITA JEPANG
Politik Domestik 12 February 2026

Panel Penasihat Menteri Kehakiman Jepang Serukan Tinjauan Ulang Sistem Pengadilan Ulang

Oleh NHK Sumber: NHK
Panel Penasihat Menteri Kehakiman Jepang Serukan Tinjauan Ulang Sistem Pengadilan Ulang

Sebuah panel penasihat untuk Menteri Kehakiman Jepang telah mengadopsi serangkaian proposal untuk merevisi sistem pengadilan ulang (retrial) Jepang dan mendefinisikan secara lebih jelas apa yang dimaksud dengan kejahatan mengemudi berbahaya.

Panel tersebut menyerahkan proposal mereka kepada Menteri Kehakiman Hiraguchi Hiroshi pada hari Kamis.

Proposal tersebut menyerukan perubahan, termasuk ketentuan baru dalam Hukum Acara Pidana. Ketentuan ini akan memungkinkan pengadilan untuk memerintahkan jaksa mengungkapkan bukti yang dianggap perlu karena relevansinya dengan alasan permintaan pengadilan ulang.

Perubahan hukum lain yang diusulkan akan memperkenalkan kriteria numerik untuk penerapan tuduhan pidana mengemudi berbahaya yang mengakibatkan kematian atau cedera, alih-alih tuduhan yang lebih ringan yaitu kelalaian mengemudi.

Pengemudi mabuk yang terlibat dalam kecelakaan semacam itu akan menghadapi tuduhan yang lebih ketat — yang membawa hukuman lebih berat daripada mengemudi dalam keadaan mabuk biasa — jika mereka ditemukan memiliki kadar alkohol 0,5 miligram atau lebih per liter napas.

Pengemudi yang ngebut saat kecelakaan akan menghadapi tuduhan tersebut jika mereka melaju setidaknya 50 kilometer per jam di atas batas kecepatan, di mana batasnya ditetapkan hingga 60 kilometer per jam.

Kementerian Kehakiman akan menggunakan proposal ini dan proposal lainnya sebagai dasar untuk menyusun rancangan undang-undang guna merevisi hukum terkait sebelum mengajukannya ke Parlemen (Diet).