Panel Kemenkes Jepang Restui Dua Produk Medis Berbasis Sel iPS, Pertama di Dunia

Panel pakar Kementerian Kesehatan Jepang akhirnya memberikan rekomendasi dukungan bersyarat untuk dua produk yang memanfaatkan sel iPS, dan sukses membuka jalan bagi penggunaan praktis perangkat turunan sel iPS pertama di dunia tersebut.
Hari Kamis (19/2), panel merekomendasikan izin pembuatan sekaligus penjualan dua produk berbahan dasar sel iPS, dengan catatan mutlak yaitu kedua perusahaan pengembang harus melakukan studi menyeluruh yang melibatkan semua pasien yang dirawat, serta terus memverifikasi secara objektif baik kemanjuran khasiat maupun keamanan produk masing-masing paling tidak untuk tujuh tahun ke depan.
Perusahaan startup asal Universitas Osaka, Cuorips, telah mengembangkan sheet dari sel otot jantung murni (cardiomyocyte) untuk perawatan spesifik kardiomiopati iskemik ― sebuah penyakit jantung serius.
Di tempat lain, raksasa farmasi Sumitomo Pharma telah mengajukan proposal melibatkan formulasi sel guna keperluan operasi transplantasi langsung ke otak pasien dengan penyakit mematikan seperti Parkinson ― yang mana dikenal acap menyebabkan tremor parah pada anggota badan.
Kedua pelopor bioteknologi ini kompak telah mengajukan rancangan produksi dan pemasaran semenjak tahun lalu.
Seperti diketahui, “Induced pluripotent stem cells” (sel iPS) adalah sel-sel hasil karya proses buatan yang disuntikkan kemampuan agar di kemudian hari sukses bertransformasi membelah diri menjadi otot jaringan, sel saraf perantara, hingga sel krusial fungsi tubuh lainnya. Temuan canggih ini menjanjikan potensi mukjizat sejati atas harapan memulihkan kembali sekian fungsi tubuh yang telah lenyap akibat komplikasi sakit keras pasien.
Di Jepang sendiri, rentetan tahap uji klinis sebenarnya telah bergulir secara agresif yang mana melibatkan pengidap sekitar 20 variasi penyakit berbeda. Lomba ketat sains dunia di sektor krusial ini mendadak ikut kian memanas sejak seorang Guru Besar fenomenal dari Universitas Kyoto, Profesor Yamanaka Shinya, meledakkan kehebohan dengan penemuan luar biasa miliknya yang melahirkan generasi awal sel iPS mutakhir pada 2006 silam.
Pihak Kementerian Kesehatan Jepang memastikan bahwa dalam tenggat waktu satu hingga dua bulan ke depan akan ada pengumuman formal di mana pemerintah secara sah bakal menyetujui penuh instruksi rekomendasi perizinan mutakhir ini.