Panel Kemenkes Jepang Bahas Persetujuan Dua Terapi Sel iPS untuk Jantung dan Parkinson

Panel ahli Kementerian Kesehatan Jepang dijadwalkan akan membahas apakah akan mendukung dua produk yang menggunakan sel iPS. Perawatan tersebut ditujukan untuk penyakit jantung dan Parkinson.
Para ahli akan bertemu pada Kamis malam. Hasil diskusi ini menarik perhatian karena dapat mengarah pada aplikasi praktis pertama di dunia dari sel iPS.
Sel punca pluripoten terinduksi (iPS) dibuat secara artifisial. Sel-sel ini dapat diubah menjadi sel saraf, otot, dan sel tubuh lainnya, yang berpotensi memulihkan fungsi yang hilang. Uji klinis di Jepang telah dilakukan pada pasien dengan sekitar 20 penyakit berbeda.
Panel tersebut akan membahas dua produk. Cuorips, sebuah perusahaan ventura dari Universitas Osaka, telah mengembangkan lembaran kardiomiosit untuk mengobati penyakit jantung. Produk lainnya, yang dibuat oleh Sumitomo Pharma, akan digunakan untuk penyakit Parkinson.
Kedua perusahaan tersebut telah mengajukan permohonan untuk memproduksi dan memasarkan produk-produk ini tahun lalu.
Pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa jika panel mendukung produk-produk tersebut dan pemerintah kemudian menyetujuinya, Jepang dapat menjadi negara pertama yang mengizinkan penjualan dan produksi perawatan yang memanfaatkan terapi regeneratif baru ini.
Persaingan global di bidang ini semakin ketat sejak Profesor Universitas Kyoto, Yamanaka Shinya, pertama kali mengumumkan pembuatan sel iPS pada tahun 2006.