Indeks Nikkei 225 Rebound Tajam Mengikuti Penguatan Wall Street dan Redanya Ketegangan Iran

Indeks saham utama di Tokyo mengalami reli kuat pada perdagangan Kamis pagi. Para investor mulai memborong kembali saham-saham yang sebelumnya merosot sejak pecahnya konflik di Iran.
Indeks Nikkei 225 sempat melonjak lebih dari 2.300 poin, atau sekitar 4,3 persen, saat pesanan beli membanjiri pasar tepat setelah bel pembukaan perdagangan berbunyi.
Sebelumnya, indeks tersebut sempat anjlok hingga 7,8 persen dalam tiga hari perdagangan hingga Rabu kemarin, di tengah kekhawatiran bahwa situasi di Timur Tengah dapat memburuk dan memukul ekonomi global.
Sumber pasar menyebutkan bahwa laporan mengenai Iran yang menanyakan syarat gencatan senjata kepada Amerika Serikat memicu spekulasi bahwa dampak konflik ini tidak akan berkepanjangan. Sentimen positif ini mendorong investor untuk kembali masuk ke pasar.
Penguatan di Wall Street semalam juga memberikan dukungan bagi Nikkei. Indeks Dow Jones Industrial Average naik sekitar 0.5 persen dan ditutup pada level 48.739.
Para investor melihat ekonomi AS tetap solid, didukung oleh survei swasta mengenai sentimen bisnis sektor non-manufaktur dan data lowongan pekerjaan yang dirilis pada hari Rabu, di mana hasilnya melampaui ekspektasi pasar.
Meskipun demikian, para pengamat pasar memperingatkan bahwa situasi dengan Iran masih penuh ketidakpastian. Tetap ada kewaspadaan tinggi bahwa ekonomi global dapat menderita akibat kenaikan harga minyak mentah yang dipicu oleh ketegangan geopolitik tersebut.