Presiden Baru NHK Janji Perkuat Konten dan Turunkan Biaya Langganan

Presiden NHK baru, Inoue Tatsuhiko, telah menyatakan bahwa ia akan bekerja untuk memperkuat secara fundamental kemampuan penyiaran publik tersebut dalam mengembangkan dan menyampaikan konten serta meningkatkan kehadirannya di tingkat internasional. Ia juga menekankan bahwa ia ingin mencapai penurunan pendapatan iuran penyiaran.
Inoue, 68 tahun, mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers perdananya sebagai presiden pada hari Rabu. Ia mengemban jabatan tersebut sejak hari Minggu untuk masa jabatan selama tiga tahun.
Inoue merupakan wakil presiden NHK sejak 2023. Sebelumnya, ia memimpin divisi berita politik dan departemen pemrograman sebelum bergabung dengan dewan eksekutif.
Dalam konferensi pers tersebut, ia mengatakan bahwa kekuatan konten NHK adalah sumber daya kompetitifnya dan elemen paling penting yang menentukan masa depannya.
Inoue juga mengatakan bahwa lingkungan media domestik dan internasional sedang berubah dengan cepat. Ia menambahkan bahwa ia ingin NHK menjadi lebih proaktif karena kunci kunci kelangsungan hidup adalah peningkatan kualitas konten.
Ia juga membahas tentang kebutuhan NHK untuk memenuhi peran sebagai organisasi media layanan publik melalui pelaporan yang akurat dan adil serta menyampaikan konten dalam berbagai genre yang bermakna bagi kehidupan orang, seperti hiburan, pendidikan dan olahraga.
Inoue kemudian mengatakan bahwa ia ingin memperkuat kreativitas dan pelaksanaan sebagai “Tim NHK” yang bersatu untuk berubah menjadi jenis baru media publik yang menyampaikan nilai bagi siapa pun di mana dan kapan pun.
Inoue juga mengatakan bahwa dasar keuangan yang kuat diperlukan agar NHK dapat memenuhi kepercayaan penontonnya dan terus menyediakan layanan yang netral di seluruh penjuru negeri. Ia menambahkan bahwa ia akan bekerja dengan tekad yang tidak goyah untuk mewujudkan penurunan pendapatan iuran penyiaran.