Dua Warga Jepang Ditahan di Iran, Menlu Motegi Desak Pembebasan Segera

Menteri Luar Negeri Jepang secara resmi mengonfirmasi bahwa dua warga negara Jepang saat ini sedang ditahan oleh otoritas di Iran.
Menlu Motegi Toshimitsu menyampaikan hal tersebut di hadapan Komite Urusan Luar Negeri Majelis Rendah pada hari Jumat. Ia menegaskan bahwa kondisi keselamatan kedua warga tersebut telah terkonfirmasi dan pemerintah Jepang terus menuntut pembebasan mereka secepat mungkin.
Pihak pemerintah mengonfirmasi bahwa salah satu dari warga Jepang tersebut mulai ditahan oleh otoritas Iran di Teheran pada tanggal 20 Januari lalu.
Motegi menambahkan bahwa Jepang tetap menjalin kontak dengan keduanya setelah insiden serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari. Keberadaan dan keselamatan mereka telah dipastikan kembali per hari Jumat ini.
Dalam keterangannya, Motegi menegaskan bahwa pemerintah Jepang akan menuntut keras pembebasan mereka sesegera mungkin serta terus memberikan dukungan maksimal kepada keduanya. Ia juga mengungkapkan telah meminta secara langsung kepada Duta Besar Iran untuk Jepang minggu ini untuk menjamin perlindungan mereka dan membebaskan mereka dengan cepat.
Bersamaan dengan masalah penahanan ini, pemerintah Jepang juga sedang mengatur evakuasi warga negara Jepang lainnya dari wilayah Timur Tengah. Rencananya, evakuasi akan dilakukan melalui Arab Saudi dan Oman menggunakan penerbangan sewaan (charter) pada hari Minggu esok. Seluruh biaya terkait evakuasi tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.