Jepang, Filipina, dan AS Gelar Latihan Militer Bersama di Dekat Terusan Bashi

Jepang, Filipina, dan Amerika Serikat semakin mempererat kerja sama keamanan maritim dengan menggelar latihan militer bersama di dekat jalur strategis yang menghubungkan Laut China Selatan dan Samudra Pasifik.
Latihan yang diberi nama Maritime Cooperative Activity ini berlangsung selama empat hari mulai Senin pekan lalu. Menariknya, untuk pertama kalinya latihan ini diadakan di dekat Terusan Bashi, wilayah perairan yang terletak di antara Taiwan dan Filipina.
Terusan Bashi merupakan jalur vital bagi pengiriman energi dan komoditas lainnya menuju Jepang. Di wilayah ini pula, kapal-kapal militer Tiongkok, termasuk kapal induk, sering terlihat melakukan aktivitas, seperti dalam latihan besar-besaran di dekat Taiwan beberapa waktu lalu.
Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (MSDF) turut berpartisipasi dalam latihan tersebut pada Selasa dengan mengerahkan pesawat patroli P-3C untuk latihan penerbangan bersama militer AS dan Filipina.
NHK dan beberapa media lainnya mengamati jalannya latihan dari atas kapal fregat Filipina. Dalam pengamatan tersebut, sebuah kapal abu-abu dengan nomor lambung 174 seringkali terlihat berada di dekat lokasi latihan, bahkan terkadang membuntuti. Angkatan Laut Filipina mengonfirmasi bahwa kapal tersebut milik Angkatan Laut Tiongkok.
Kapten Angkatan Laut Filipina, Jennifer Monforte, menggambarkan perilaku kapal Tiongkok tersebut di area spesifik ini sebagai tindakan yang “tidak normal”.