Lolos di Haneda, Pria Ini Justru Dirampok 50 Juta Yen di Hong Kong

Pada malam Kamis dan pagi hari Jumat, terjadi dua insiden kejahatan di Tokyo. Pertama, terjadi perampokan senilai lebih dari 400 juta yen di jalanan di Ward Taito, Tokyo. Sekelompok warga Tiongkok dan Jepang diserang oleh tiga penyerang yang menggunakan zat seperti semprotan lada, dan penyerang tersebut melarikan diri dengan membawa lebih dari 400 juta yen dalam bentuk tunai.
Kira-kira dua setengah jam kemudian, pada pagi hari Jumat, sebuah grup yang terdiri dari seorang pria berusia 50-an dan tiga orang lainnya diserang oleh empat penyerang di area parkir di Bandara Haneda, Tokyo. Insiden ini terjadi dekat mobil korban yang berisi sekitar 190 juta yen dalam bentuk tunai. Polisi mengatakan bahwa pelaku melarikan diri tanpa membawa uang. Dua korban, yaitu pria berusia 50-an yang diserang dengan semprotan lada dan pria berusia 20-an, terbang ke Hong Kong segera setelah insiden tersebut.
Polisi Tokyo mengatakan bahwa seorang presiden perusahaan berusia 30-an yang mengkoordinasikan pengiriman uang menjelaskan bahwa pria berusia 50-an memberitahunya melalui telepon bahwa tas sepeda yang berisi lebih dari 50 juta yen telah dicuri.
Presiden perusahaan itu mengatakan kepada polisi bahwa mereka mencoba membawa uang ke Hong Kong dari penjualan emas yang dibeli dari grosir dan mengubah mata uang di sana. Dia mengatakan bahwa uang tunai dikirim ke Hong Kong hampir setiap hari.
Empat penyerang di Bandara Haneda dipercaya masih berada di Jepang. Polisi Tokyo mengatakan mereka sedang mencari mereka dan menyelidiki kemungkinan kaitan dengan kasus di Hong Kong.