Kementerian Transportasi Jepang Akan Larang Penggunaan Power Bank di Dalam Pesawat

Kementerian Transportasi Jepang menyatakan rencananya untuk melarang penggunaan pengisi daya portabel (power bank) di dalam kabin pesawat pada penerbangan dari dan ke bandara di negara tersebut mulai pertengahan April.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap beberapa insiden di mana baterai lithium-ion terbakar atau mengeluarkan asap di dalam kabin.
Perubahan aturan ini akan melarang penumpang menggunakan baterai ponsel untuk mengisi daya smartphone atau perangkat lainnya, serta melarang pengisian daya baterai tersebut melalui stopkontak yang tersedia di kursi pesawat.
Aturan baru ini juga akan membatasi jumlah power bank yang boleh dibawa oleh setiap penumpang ke dalam kabin maksimal dua buah.
Kementerian Transportasi berencana untuk merevisi standar berdasarkan Undang-Undang Aeronautika Sipil setelah mengumpulkan masukan dari masyarakat (public comments) mulai Jumat hingga 30 Maret.
Pada bulan Januari tahun lalu, sebuah power bank di bagasi kabin menyebabkan kebakaran pada pesawat penumpang sebelum lepas landas dari Busan, Korea Selatan.
Dalam insiden lain pada bulan September lalu, sebuah baterai ponsel mulai mengeluarkan asap saat sedang mengisi daya smartphone di dalam kabin penerbangan internasional Japan Airlines.