Timur Tengah Memanas: Kemenlu Jepang Siapkan Evakuasi Warganya

Kementerian Luar Negeri Jepang telah mengumumkan langkah-langkah untuk membantu warga negaranya yang terdampar di beberapa negara Timur Tengah untuk segera dievakuasi. Wilayah udara di kawasan tersebut sebagian besar ditutup akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Kementerian menyatakan pada hari Kamis (05/03/2026) bahwa warga yang ingin meninggalkan Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab akan dipindahkan terlebih dahulu melalui jalur darat ke Arab Saudi atau Oman.
Pejabat kementerian mengatakan bandara di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, dan ibu kota Oman, Muscat, tetap beroperasi. Para pengungsi nantinya akan diterbangkan ke Tokyo menggunakan pesawat carteran pemerintah.
Kementerian menyatakan bahwa tanggal pasti, waktu, dan informasi terperinci lainnya akan dikirimkan kepada warga negara Jepang yang telah menyerahkan registrasi tempat tinggal di luar negeri. Wisatawan yang telah mendaftar di layanan email keselamatan luar negeri kementerian juga akan menerima pemberitahuan tersebut.
Pihak kementerian juga telah menaikkan level peringatan perjalanan menjadi level tiga (tingkat kedua tertinggi dalam skala satu hingga empat) untuk enam negara, yakni Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, serta Provinsi Riyadh dan Provinsi Timur di Arab Saudi.
Level tiga mendesak warga untuk menghindari semua rencana perjalanan ke wilayah-wilayah tersebut.