BERITA JEPANG
Bisnis Logistik 05 March 2026

Keamanan Kru Kapal di Selat Hormuz Jadi Fokus Perusahaan Pelayaran Jepang

Oleh NHK Sumber: NHK
Keamanan Kru Kapal di Selat Hormuz Jadi Fokus Perusahaan Pelayaran Jepang

Konflik dengan Iran menempatkan pelayaran melalui Selat Hormuz dalam risiko tinggi. Asosiasi Pemilik Kapal Jepang (Japanese Shipowners’ Association) menyatakan bahwa saat ini terdapat 44 kapal terkait Jepang di Teluk Persia, dan pihaknya sedang berupaya keras untuk memastikan keselamatan mereka.

Satuan tugas asosiasi tersebut mengadakan pertemuan pada hari Rabu (04/03/2026) guna membahas potensi gangguan navigasi di selat tersebut akibat operasi militer.

Asosiasi tersebut menyatakan bahwa kapal-kapal terkait Jepang di Teluk Persia memiliki total 24 awak kapal berkebangsaan Jepang. Kapal-kapal tersebut membawa komoditas penting seperti gas alam cair (LNG), mobil, dan kontainer kargo.

Grup tersebut juga melaporkan bahwa empat kapal lainnya berada di dekat Selat Hormuz di wilayah Teluk Oman.

Presiden asosiasi, Nagasawa Hitoshi, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai apa yang akan terjadi jika kapal-kapal tersebut terjebak di laut.

“Jika kapal-kapal tersebut tetap terdampar untuk jangka waktu yang lama, akan timbul berbagai masalah, termasuk pasokan makanan dan air bersih,” ujarnya. “Kami akan terus memantau situasi ini dengan saksama.”

Nagasawa menambahkan bahwa sejauh ini belum ada laporan kerusakan pada kapal komersial Jepang. Ia menyatakan bahwa perusahaan pelayaran akan saling berbagi informasi dan menyusun langkah-langkah konkret guna memastikan keselamatan para kru kapal.