Kapal Pengebor 'Chikyu' Sukses Tambang Logam Tanah Jarang di Laut Dalam

Kapal pengeboran Jepang Chikyu telah kembali ke pelabuhan setelah sukses melakukan uji coba penambangan lumpur yang diperkirakan mengandung logam tanah jarang (rare earths) dari dasar laut sedalam ribuan meter.
Kapal tersebut kembali ke pelabuhan Shimizu di Jepang tengah pada hari Sabtu.
Para peneliti menghabiskan waktu sekitar satu bulan menjelajahi dasar laut sekitar 150 kilometer di tenggara pulau Minamitorishima. Area Samudra Pasifik ini terletak di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang.
Berdasarkan survei sebelumnya, dasar laut di sana mengandung konsentrasi tinggi mineral tanah jarang, yang sangat penting bagi industri teknologi tinggi. Para peneliti dilaporkan berhasil mengumpulkan lumpur dari kedalaman sekitar 5.700 meter awal bulan ini sebagai bagian dari proyek Kantor Kabinet.
Tim proyek kini bertujuan untuk memisahkan tanah jarang dari sampel dan memurnikan mineral tersebut. Mereka berencana meluncurkan eksperimen untuk menambang 350 ton lumpur per hari dari area yang sama, mulai Februari 2027.