BERITA JEPANG
Bisnis 06 March 2026

Ekspor Otomotif Bakal Melejit, Jepang dan UEA Sepakati Perjanjian Perdagangan Bebas EPA

Oleh NHK Sumber: NHK
Ekspor Otomotif Bakal Melejit, Jepang dan UEA Sepakati Perjanjian Perdagangan Bebas EPA

Pemerintah Jepang resmi mengumumkan selesainya negosiasi dengan Uni Emirat Arab (UEA) mengenai Perjanjian Kemitraan Ekonomi (EPA) bilateral. Penghapusan tarif pada berbagai komoditas di bawah EPA ini diproyeksikan bakal memberikan dorongan besar bagi volume ekspor Jepang ke negara Timur Tengah tersebut.

Menteri Luar Negeri Jepang, Motegi Toshimitsu, telah bertemu dengan Menteri Industri dan Teknologi Canggih UEA, Sultan Al Jaber, di Tokyo pada hari Kamis. Keduanya mengonfirmasi kesepakatan luas mengenai EPA yang pembahasannya telah dimulai sejak tahun 2024 lalu.

Saat ini, UEA memberlakukan tarif sebesar 5 persen untuk banyak barang yang diimpor dari Jepang. Namun, dengan adanya EPA, UEA akan menghapus tarif untuk beberapa mobil penumpang, truk, dan bus dalam jangka waktu tujuh tahun ke depan. Selain itu, tarif untuk ban, mesin, serta suku cadang otomotif lainnya akan dihapuskan dalam 10 tahun.

Sektor kuliner juga mendapatkan keuntungan. Di tengah tren popularitas produk makanan Jepang yang terus meningkat, UEA akan menghapus tarif untuk teh hijau dan minuman ringan lainnya dalam kurun waktu tiga hingga 10 tahun. Tarif untuk pasta miso dan kecap asin (shoyu) juga akan ditiadakan dalam lima hingga tujuh tahun.

Di sisi lain, Jepang akan tetap mempertahankan tarif impor untuk beberapa produk dari UEA seperti beras, produk susu, dan daging sapi guna menghindari dampak negatif terhadap sektor pertanian domestik.

Pemerintah Jepang sangat berharap EPA ini dapat memperluas cakupan ekspor nasional ke UEA. Hingga saat ini, sektor otomotif dan suku cadangnya mendominasi hampir 60 persen dari total nilai ekspor Jepang ke sana. Selain perdagangan barang, Menteri Motegi juga menyatakan komitmen Jepang untuk terus bekerja sama dengan UEA demi menjamin stabilitas pasokan energi nasional.