Jepang dan Korsel Sepakati Kunjungan Tahunan Menhan, Pererat Kerja Sama Pertahanan

Menteri Pertahanan Jepang dan Korea Selatan telah sepakat untuk melanjutkan kerja sama dan melakukan kunjungan timbal balik secara rutin untuk pertemuan tahunan.
Menteri Pertahanan Jepang, Koizumi Shinjiro, bertemu dengan rekan sejawatnya dari Korea Selatan, Ahn Gyu-back, selama sekitar 50 menit pada hari Jumat di Pangkalan Angkatan Laut Yokosuka milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) di dekat Tokyo.
Koizumi menyatakan di awal pertemuan bahwa ia berharap pertemuan ini dapat menjadi kesempatan untuk bertukar pendapat secara jujur dan memperdalam hubungan saling percaya.
Ahn menambahkan bahwa ia berharap pertemuan ini akan membantu mendorong hubungan bilateral satu langkah lebih maju.
Kedua menteri menegaskan kembali komitmen mereka untuk bekerja sama demi perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut, di mana situasi keamanan menjadi semakin kompleks.
Mereka sepakat untuk melanjutkan upaya bersama kedua negara, serta dengan Amerika Serikat, menuju denuklearisasi total Semenanjung Korea.
Selain itu, mereka juga menyetujui pelaksanaan kunjungan timbal balik dan pertemuan rutin setiap tahun guna mempromosikan kerja sama pertahanan dan pertukaran antarkedua negara.
Sebelum pertemuan tersebut, militer Korea Selatan mengumumkan bahwa sebuah pesawat transportasi Angkatan Udara mereka telah melakukan pendaratan darurat di Pangkalan Udara Naha milik Pasukan Bela Diri Udara Jepang (JASDF) di Okinawa setelah terdeteksi adanya penurunan output mesin.
Ahn menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan cepat yang diberikan Jepang dalam insiden tersebut.
Usai pertemuan formal, Koizumi dan Ahn menyempatkan diri bermain tenis meja, yang diketahui merupakan salah satu hobi Menteri Pertahanan Korea Selatan tersebut.
Koizumi mengatakan kepada wartawan bahwa kerja sama pertahanan antara Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat menjadi lebih penting dari sebelumnya mengingat lingkungan keamanan yang semakin memburuk. Ia menyatakan keinginannya untuk mengunjungi Korea Selatan sebagai balasan guna memperdalam komunikasi. Koizumi berjanji untuk terus melanjutkan kerja sama pertahanan bilateral dengan kuat dan positif.