Jepang Pertimbangkan Persetujuan Perawatan Sel iPS untuk Jantung dan Parkinson

Sebuah panel ahli dijadwalkan untuk membahas apakah Kementerian Kesehatan Jepang harus menyetujui dua produk medis yang menggunakan sel iPS (induced pluripotent stem cells). Perawatan ini ditujukan untuk penyakit jantung dan penyakit Parkinson.
Pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan para ahli akan bertemu pada 19 Februari. Jika pemerintah menyetujui rencana tersebut, Jepang bisa menjadi negara pertama di dunia yang mengizinkan penjualan dan produksi perawatan yang memanfaatkan terapi regeneratif baru ini.
Sel punca pluripoten yang diinduksi (iPS) dibuat secara artifisial. Sel-sel ini dapat diubah menjadi sel saraf, otot, dan sel tubuh lainnya, berpotensi memulihkan fungsi yang hilang karena penyakit atau sebab lain. Uji klinis di Jepang telah dilakukan pada pasien dengan sekitar 20 penyakit berbeda.
Dua perusahaan, Cuorips dan Sumitomo Pharma, mengajukan permohonan untuk memproduksi dan memasarkan produk tersebut tahun lalu.
Cuorips telah mengembangkan lembaran yang terdiri dari sel otot jantung yang disiapkan dari sel iPS. Lembaran ini dapat digunakan untuk mengobati kardiomiopati iskemik, penyakit jantung serius.
Sementara itu, Sumitomo Pharma sedang mencari persetujuan untuk produk turunan sel iPS yang dapat ditanamkan di otak, yang kemungkinan dapat meningkatkan fungsi motorik pada penderita penyakit Parkinson.
Profesor Yamanaka Shinya dari Universitas Kyoto pertama kali mengumumkan penemuan sel iPS pada tahun 2006, yang memicu kompetisi riset global di bidang ini.