Imbal hasil JGB 10 tahun mencapai tinggi 27 tahun karena khawatir fiskal


Saham 10 tahun pemerintah Jepang naik ke level tertinggi dalam 27 tahun pada hari Senin. Investor khawatir dengan prospek potensi pengurangan pajak yang bisa memburukkan kesehatan fiskal Jepang.
Yield benchmark sementara naik hingga 2,275 persen, yang merupakan level tertinggi sejak Februari 1999. Yield naik ketika harga saham turun.
Banyak legislator dari partai pemerintah dan oposisi telah menyebut kemungkinan pengurangan pajak konsumsi setelah diharapkan adanya pemilu serentak awal bulan depan.
Sementara itu, indeks saham utama Tokyo, Nikkei 225, turun untuk hari ketiganya berturut-turut dan menutup turun 0,65 persen di level 53.583. Penurunan pada hari Senin disebabkan oleh pemungutan keuntungan dan yen yang lebih kuat.
Investor menjual saham otomotif dan saham terkait ekspor lainnya saat yen melambung ke level 157 terhadap dolar. Analis mengatakan ada suasana hati waspada tentang intervensi mata uang oleh pemerintah Jepang dan bank sentral.
Nikkei mencatat level penutupan tertinggi sepanjang masa dua kali pada minggu lalu. Indeks tersebut melewati level 54.000 untuk pertama kalinya pada hari Rabu. Hal itu berdasarkan harapan bahwa Perdana Menteri Takaichi Sanae akan memperkenalkan kebijakan stimulan.