Hiroshima Konfirmasi Temuan Rambut 52 Korban Bom Atom di Dalam Guci

Pihak berwenang di Kota Hiroshima telah menemukan helaian rambut di dalam guci yang berisi sisa-sisa jenazah dari 52 korban bom atom yang belum diklaim. Sisa-sisa jenazah dari sekitar 70.000 orang saat ini disemayamkan di sebuah fasilitas di Taman Peringatan Perdamaian kota tersebut.
Pada bulan Februari, pejabat kota mulai memeriksa guci-guci dari 813 korban yang identitasnya belum ditentukan secara pasti, meskipun guci-guci tersebut mencantumkan nama atau detail identitas yang memungkinkan. Para pejabat telah melakukan survei komprehensif untuk pertama kalinya dalam sekitar 40 tahun untuk melihat apakah guci-guci tersebut menyimpan rambut atau kenang-kenangan lainnya.
Para pejabat akhirnya menemukan helaian rambut di dalam guci milik 52 korban sebelum mereka menyelesaikan survei tersebut pada hari Kamis. Penemuan ini merupakan langkah maju yang signifikan setelah kota tersebut melakukan analisis DNA terhadap sampel rambut satu korban tahun lalu atas permintaan salah satu kerabat.
Dalam kasus tersebut, peneliti membandingkan DNA yang diekstraksi dari sampel rambut dengan DNA milik sang kerabat. Hasilnya menunjukkan hubungan genetik yang kuat, dan mengonfirmasi bahwa sisa-sisa jenazah tersebut adalah milik seorang gadis berusia 13 tahun saat bom atom menghancurkan Hiroshima pada tahun 1945.
Seorang pejabat kota mengatakan bahwa orang-orang pada masa itu berusaha keras untuk melestarikan rambut para korban sebagai kenang-kenangan terakhir meskipun berada dalam situasi yang sangat sulit. Ia menegaskan bahwa pihak kota berkomitmen untuk memastikan sebanyak mungkin sisa-sisa jenazah korban dapat dikembalikan kepada keluarga dan kerabat mereka yang berhak.