Festival Lilin di Kuil Gunung Aomori: Tradisi 450 Tahun Doakan Panen Berlimpah

Ribuan lilin menerangi dinding batu di sebuah kuil di pegunungan Prefektur Aomori, Jepang utara, dalam sebuah festival tradisional untuk memohon panen yang berlimpah dan kesejahteraan keluarga.
Festival ini diadakan setiap tahun setelah Tahun Baru Imlek di Kuil Sawada Shinmeigu, Kota Hirosaki. Tradisi unik ini konon telah memiliki sejarah lebih dari 450 tahun.
Pada Selasa malam, para pengunjung mendatangi kuil dan memanjatkan doa dalam keheningan sambil menyalakan lilin. Lilin-lilin tersebut diletakkan di permukaan dinding batu yang berfungsi sebagai tempat pemujaan utama di kuil tersebut.
Seorang wanita berusia 20-an asal Kota Hirosaki mengaku berdoa untuk kesehatan keluarganya. Ia menyatakan bahwa deretan lilin tersebut menciptakan pemandangan yang sangat indah dan percaya bahwa festival ini adalah tradisi penting yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
Selain menyalakan lilin, para peserta juga melakukan prosesi membawa obor. Mereka mendaki jalur menuju dinding batu suci diiringi suara tabuhan drum dan seruling tradisional yang menggema di keheningan gunung.
Seorang anak laki-laki yang ikut dalam prosesi obor mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ia melihat festival tersebut secara langsung. Ia merasa sangat senang bisa membawa obor dan tertawa bersama warga lainnya, serta berencana untuk mengajak teman-teman sekolahnya datang kembali tahun depan.