
Hibakusha Jepang Sangat Prihatin dengan Berakhirnya Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir
Para penyintas bom atom Jepang, yang dikenal sebagai hibakusha, telah menekankan pentingnya penghapusan senjata nuklir pada saat berakhirnya satu-satunya perjanjian perlucutan senjata nuklir dunia yang ditandatangani antara Amerika Serikat dan Rusia. Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis, atau New START, yang mengikat kedua negara adidaya tersebut akan berakhir pada hari Kamis. Nihon Hidankyo, yang mewakili para penyintas bom atom Hiroshima dan Nagasaki tahun 1945, dan kelompok pendukungnya mengadakan konferensi pers pada hari Kamis.




