BERITA JEPANG

Politik

Oposisi Jepang CRA Pilih Ogawa Junya sebagai Pemimpin Baru Pasca Kekalahan Pemilu
Politik • 13 Feb

Oposisi Jepang CRA Pilih Ogawa Junya sebagai Pemimpin Baru Pasca Kekalahan Pemilu

Anggota partai oposisi utama Jepang di Majelis Rendah, Centrist Reform Alliance (CRA), telah memilih Ogawa Junya sebagai presiden baru mereka. Hal ini terjadi setelah ketua bersama CRA memutuskan untuk mengundurkan diri menyusul kekalahan signifikan dalam pemilihan hari Minggu lalu. Ogawa berkata: “Sebagai partai oposisi utama, tujuan terbesar kami adalah menyusun visi yang jelas untuk stabilitas kehidupan rakyat… memberikan jaminan sekarang dan harapan untuk hari esok.” CRA didirikan pada bulan Januari, terbentuk dari anggota parlemen yang sebelumnya tergabung dalam Partai Demokrat Konstitusional Jepang (CDP) dan Komeito. Mereka menargetkan menjadi kekuatan terbesar, namun hanya memenangkan 49 kursi, kurang dari sepertiga dari 172 kursi yang mereka pegang sebelum pemungutan suara.

Negosiasi Investasi 550 Miliar Dolar: Jepang dan AS Belum Sepakati Proyek Awal
Bisnis • 13 Feb

Negosiasi Investasi 550 Miliar Dolar: Jepang dan AS Belum Sepakati Proyek Awal

Tokyo dan Washington belum mencapai kesepakatan mengenai proyek-proyek AS pertama yang akan menjadi bagian dari perjanjian investasi miliaran dolar antara kedua negara. Menteri Ekonomi Jepang Akazawa Ryosei membahas rencana investasi tersebut dengan Sekretaris Perdagangan AS Howard Lutnick di Washington pada hari Kamis. Akazawa mengatakan rincian masih perlu disusun dan pembicaraan akan terus berlanjut guna mengidentifikasi proyek investasi yang menguntungkan kedua belah pihak. Dalam negosiasi tarif perdagangan AS Juli lalu, Tokyo dan Washington sepakat bahwa Jepang akan berinvestasi sebesar 550 miliar dolar di AS. Komite bilateral pejabat pemerintah telah bekerja untuk menentukan target investasi potensial sejak saat itu.

Jepang Tangkap Kapal Nelayan Tiongkok dan Kaptennya di ZEE Nagasaki
Politik • 13 Feb

Jepang Tangkap Kapal Nelayan Tiongkok dan Kaptennya di ZEE Nagasaki

Otoritas Jepang menyatakan telah menangkap sebuah kapal nelayan Tiongkok beserta kaptennya. Kapal tersebut, yang berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang di lepas pantai prefektur Nagasaki, dilaporkan menolak perintah untuk berhenti. Badan Perikanan mengatakan kapal patrolinya pada hari Kamis melihat kapal tersebut di ZEE Jepang, sekitar 165 kilometer barat daya pulau Meshima di Kota Goto. Badan tersebut menambahkan bahwa petugasnya menyita kapal setelah kapal itu mengabaikan perintah inspeksi. Mereka menangkap kapten berkewarganegaraan Tiongkok berusia 47 tahun atas dugaan melanggar hukum hak berdaulat terkait operasi penangkapan ikan.

Deepfake AI Bayangi Pemilu Jepang, Tantangan Baru Demokrasi Digital
Sains & Teknologi • 12 Feb

Deepfake AI Bayangi Pemilu Jepang, Tantangan Baru Demokrasi Digital

Misinformasi bukanlah hal baru dalam pemilu. Yang baru adalah betapa meyakinkannya hal itu sekarang. Dalam pemilu Majelis Rendah Jepang baru-baru ini, gambar dan video yang dihasilkan AI menyebar luas secara online, membuatnya lebih sulit dari sebelumnya untuk membedakan mana yang nyata. Sebuah video jalanan yang dihasilkan AI mendapatkan banyak penayangan dan repost menjelang pemilu pada 8 Februari. Video palsu yang menunjukkan seorang wanita diwawancarai di jalanan ini ditonton lebih dari 400.000 kali. Dalam klip tersebut, ia tampak mengkritik partai politik tertentu.

Panel Penasihat Menteri Kehakiman Jepang Serukan Tinjauan Ulang Sistem Pengadilan Ulang
Politik • 12 Feb

Panel Penasihat Menteri Kehakiman Jepang Serukan Tinjauan Ulang Sistem Pengadilan Ulang

Sebuah panel penasihat untuk Menteri Kehakiman Jepang telah mengadopsi serangkaian proposal untuk merevisi sistem pengadilan ulang (retrial) Jepang dan mendefinisikan secara lebih jelas apa yang dimaksud dengan kejahatan mengemudi berbahaya. Panel tersebut menyerahkan proposal mereka kepada Menteri Kehakiman Hiraguchi Hiroshi pada hari Kamis. Proposal tersebut menyerukan perubahan, termasuk ketentuan baru dalam Hukum Acara Pidana. Ketentuan ini akan memungkinkan pengadilan untuk memerintahkan jaksa mengungkapkan bukti yang dianggap perlu karena relevansinya dengan alasan permintaan pengadilan ulang.

Hubungan Jepang-Tiongkok Memanas: Apa Kata Dubes Jepang di Beijing?
Politik • 12 Feb

Hubungan Jepang-Tiongkok Memanas: Apa Kata Dubes Jepang di Beijing?

NHK baru-baru ini mewawancarai Duta Besar Jepang untuk Tiongkok, Kanasugi Kenji, untuk membahas penurunan hubungan bilateral dengan Beijing. Ia menegaskan Tokyo akan terus mengupayakan dialog, sembari merespons tegas setiap retorika. Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae tengah berada di puncak popularitas setelah kemenangan telak di pemilu. Perhatian besar tertuju pada dampaknya bagi hubungan Tokyo dengan Beijing. Tiongkok terus menunjukkan ketidakpuasan sejak November lalu, ketika Takaichi menyatakan bahwa kemungkinan darurat atas Taiwan bisa mengancam kelangsungan Jepang.