BERITA JEPANG

Politik

Timur Tengah Memanas: Kemenlu Jepang Siapkan Evakuasi Warganya
Internasional • 05 Mar

Timur Tengah Memanas: Kemenlu Jepang Siapkan Evakuasi Warganya

Kementerian Luar Negeri Jepang telah mengumumkan langkah-langkah untuk membantu warga negaranya yang terdampar di beberapa negara Timur Tengah untuk segera dievakuasi. Wilayah udara di kawasan tersebut sebagian besar ditutup akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kementerian menyatakan pada hari Kamis (05/03/2026) bahwa warga yang ingin meninggalkan Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab akan dipindahkan terlebih dahulu melalui jalur darat ke Arab Saudi atau Oman. Pejabat kementerian mengatakan bandara di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, dan ibu kota Oman, Muscat, tetap beroperasi. Para pengungsi nantinya akan diterbangkan ke Tokyo menggunakan pesawat carteran pemerintah.

Pemerintah Jepang Kaji Evakuasi Jalur Darat bagi Warganya di Timur Tengah
Politik • 05 Mar

Pemerintah Jepang Kaji Evakuasi Jalur Darat bagi Warganya di Timur Tengah

Pemerintah Jepang dilaporkan sedang mempelajari berbagai cara untuk membantu para pelancong dan warga negara Jepang lainnya mengevakuasi diri dari Timur Tengah di tengah penutupan wilayah udara di kawasan tersebut. Sumber-sumber pemerintah menyatakan bahwa para pejabat sedang mendiskusikan rencana untuk mengevakuasi warga negara Jepang ke negara-negara tetangga melalui jalur darat, kemudian menerbangkan mereka keluar dari kawasan tersebut. Beberapa negara di Timur Tengah telah menutup wilayah udara mereka menyusul serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, yang kemudian memicu serangan balasan dari Teheran.

PM Takaichi Berencana Temui Pemimpin G7 Bahas Situasi Timur Tengah
Politik • 03 Mar

PM Takaichi Berencana Temui Pemimpin G7 Bahas Situasi Timur Tengah

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, berencana menemui para pemimpin negara-negara Anggota Kelompok Tujuh (G7) dengan harapan dapat memperkuat kerja sama dalam mencegah eskalasi konflik di Iran dan wilayah Timur Tengah lainnya. Takaichi dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, di Tokyo pada hari Jumat ini. Selain itu, persiapan sedang dilakukan untuk menyambut kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Jepang pada akhir Maret atau awal April mendatang. Pertemuan dengan Donald Trump Di saat yang sama, PM Takaichi juga merencanakan kunjungan perdananya ke Amerika Serikat sejak menjabat. Ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Donald Trump pada minggu ketiga bulan Maret.

Duta Besar Iran untuk Jepang: Iran Tak Akan Berdiplomasi Selama Diserang
Politik • 03 Mar

Duta Besar Iran untuk Jepang: Iran Tak Akan Berdiplomasi Selama Diserang

Duta Besar Iran untuk Jepang, Peiman Seadat, menyatakan bahwa negaranya tidak akan melakukan upaya diplomasi apa pun sampai Amerika Serikat dan Israel menghentikan serangan mereka terhadap Iran. Dalam konferensi pers yang diadakan di Tokyo pada Selasa, Seadat mengecam keras agresi tersebut. “Sama sekali tidak ada alasan untuk perang agresi terhadap Iran ini,” tegasnya. Beliau juga mengutuk keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang ia sebut sebagai tindakan teror yang nyata oleh AS dan Israel.

PM Takaichi Berharap Bisa Bicara Terbuka dengan Trump Soal Iran
Politik • 03 Mar

PM Takaichi Berharap Bisa Bicara Terbuka dengan Trump Soal Iran

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan niatnya untuk melakukan pertukaran opini secara terbuka mengenai situasi di Iran saat bertemu dengan Presiden AS Donald Trump bulan ini. Pernyataan tersebut disampaikan Takaichi dalam rapat Komite Anggaran Majelis Rendah pada Selasa kemarin. Ia menargetkan dialog mendalam dalam pertemuan puncak Jepang-AS nanti, mencakup situasi di Timur Tengah, termasuk Iran, serta kondisi internasional yang semakin tegang. Diplomasi dan Hukum Internasional Takaichi mengungkapkan harapannya untuk mendengar langsung perspektif Amerika Serikat dan apa yang mereka harapkan di masa depan. Terkait pandangan Jepang terhadap serangan ke Iran dari sudut pandang hukum internasional, Takaichi bersikap hati-hati.

Pemerintah Jepang Ajukan Izin Survei Pembuangan Limbah Nuklir di Ogasawara
Politik • 03 Mar

Pemerintah Jepang Ajukan Izin Survei Pembuangan Limbah Nuklir di Ogasawara

Pemerintah Jepang secara resmi mengajukan izin untuk melakukan survei di sebuah pulau terpencil di Samudra Pasifik sebagai calon lokasi pembuangan akhir limbah radioaktif tingkat tinggi dari pembangkit listrik tenaga nuklir. Target survei tersebut adalah Pulau Minamitorishima, bagian dari Kepulauan Ogasawara. Pejabat senior dari Kementerian Industri telah menyerahkan dokumen permohonan kepada Wali Kota Ogasawara, Shibuya Masaaki, pada Selasa kemarin untuk memulai survei tahap pertama atau survei literatur. Alasan Pemilihan Minamitorishima Menteri Industri Akazawa Ryosei menjelaskan bahwa pemilihan Minamitorishima didasarkan pada karakteristik geologis yang stabil. Berdasarkan peta pemetaan wilayah, pulau tersebut dinilai minim risiko karena tidak memiliki gunung berapi aktif maupun sesar bumi di sekitarnya.