BERITA JEPANG

Domestik

Peringatan Salju Lebat! Pesisir Laut Jepang Terancam Lumpuh Total Hari Ini
Iklim • 28 Jan

Peringatan Salju Lebat! Pesisir Laut Jepang Terancam Lumpuh Total Hari Ini

Pola tekanan musim dingin yang kuat diperkirakan akan membawa salju lebat ke wilayah luas di sepanjang pesisir Laut Jepang hingga Jumat ini. Salju bahkan mungkin akan menumpuk di beberapa dataran rendah di sisi Samudra Pasifik. Pejabat cuaca memperingatkan dampak serius terhadap transportasi umum dan meminta masyarakat untuk berhati-hati guna menghindari kecelakaan saat membersihkan salju. Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan bahwa intensitas salju semakin meningkat di wilayah pesisir sepanjang Laut Jepang, mulai dari Jepang bagian utara hingga barat pada Kamis pagi.

Pemilu Jepang Dimulai! Warga Serbu TPS untuk Pemungutan Suara Awal
Politik • 28 Jan

Pemilu Jepang Dimulai! Warga Serbu TPS untuk Pemungutan Suara Awal

Pemungutan suara awal (early voting) telah resmi dimulai, hanya satu hari setelah masa kampanye pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Jepang dibuka pada hari Selasa. Dalam pemilu kali ini, rentang waktu antara pembubaran parlemen hingga hari pemilihan sangat singkat, hanya 16 hari. Akibatnya, distribusi kartu panggilan pemilih (polling tickets) ke rumah-rumah warga diperkirakan akan tertunda hingga Senin depan atau bahkan lebih lama. Meskipun demikian, komisi pemilihan umum di seluruh negeri menegaskan bahwa warga tetap dapat memberikan suara mereka melalui mekanisme pemilihan awal selama identitas mereka dapat diverifikasi.

Kemenangan Bersejarah: Pengadilan Jepang Wajibkan Kompensasi bagi Hibakusha di Luar Negeri
Domestik • 28 Jan

Kemenangan Bersejarah: Pengadilan Jepang Wajibkan Kompensasi bagi Hibakusha di Luar Negeri

Pemerintah harus membayar kompensasi untuk biaya medis kepada keluarga yang berduka dari korban bom atom di Hiroshima yang pindah ke luar negeri, demikian putusan pengadilan Jepang. Pengadilan menyatakan bahwa klaim pemerintah bahwa masa kadaluarsa telah habis adalah tindakan ilegal. Korban bom atom tahun 1945 dikenal sebagai “hibakusha”. Setelah Perang Dunia Dua, hukum Jepang menetapkan bahwa mereka berhak untuk mendapatkan pengobatan medis yang dibiayai oleh pemerintah. Pada tahun 1974, pemerintah Jepang mengeluarkan pernyataan bahwa hibakusha yang tinggal di luar negeri tidak akan menerima manfaat untuk membayar tagihan medis mereka. Namun, pernyataan tersebut kemudian dicabut pada tahun 2003.

Waspada! Badai Salju Lebat Hantam Pesisir Laut Jepang, Tumpukan Capai 4 Meter
Iklim • 28 Jan

Waspada! Badai Salju Lebat Hantam Pesisir Laut Jepang, Tumpukan Capai 4 Meter

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan bahwa daerah pesisir Laut Jepang di Jepang utara dan barat dapat mengalami hujan salju yang besar dari hari Kamis hingga Jumat. Badan Meteorologi Jepang mengatakan bahwa hujan salju sekarang sedang meningkat, terutama di daerah Tohoku, karena pola tekanan musim dingin yang kuat. Pegawai cuaca mengatakan bahwa hingga pukul 6 sore pada hari Rabu, penumpukan salju telah mencapai 486 cm di Sukayu di pegunungan Hakkoda, Prefektur Aomori, dan 255 cm di Kota Uonuma, Prefektur Niigata.

Selamat Tinggal! Panda Kembar Terakhir Jepang Tiba dengan Selamat di China
Domestik • 28 Jan

Selamat Tinggal! Panda Kembar Terakhir Jepang Tiba dengan Selamat di China

Sebuah era telah berakhir di Kebun Binatang Ueno. Dua panda raksasa yang lahir dan dibesarkan di Tokyo, Xiao Xiao dan Lei Lei, telah mendarat dengan selamat di pusat konservasi dan penelitian di Provinsi Sichuan, China. Kedatangan si kembar berusia 4 tahun ini menandai momen bersejarah dan emosional: untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun, Jepang kini tidak memiliki satu pun panda raksasa. Xiao Xiao dan Lei Lei meninggalkan Kebun Binatang Ueno pada hari Selasa, sedikit lebih awal dari berakhirnya perjanjian peminjaman resmi pada bulan Februari. Kepergian mereka diwarnai isak tangis ribuan penggemar yang berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal terakhir.

Jelang Usia 90 Tahun, Ibu Korban Penculikan Korea Utara Desak Pemerintah Jepang Bertindak
Politik • 27 Jan

Jelang Usia 90 Tahun, Ibu Korban Penculikan Korea Utara Desak Pemerintah Jepang Bertindak

Ibu dari seorang korban penculikan Jepang yang dibawa oleh Korea Utara beberapa dekade lalu menyerukan kepada pemerintah Jepang untuk melakukan upaya lebih lanjut demi pemulangan segera semua korban yang diculik oleh Korea Utara. Yokota Sakie mengadakan konferensi pers pada hari Selasa menjelang ulang tahunnya yang ke-90 pada 4 Februari. Putrinya, Megumi, diculik dalam perjalanan pulang dari sekolah di Kota Niigata di pantai Laut Jepang pada tahun 1977, ketika dia masih berusia 13 tahun.