BERITA JEPANG

Domestik

Festival Lilin di Kuil Gunung Aomori: Tradisi 450 Tahun Doakan Panen Berlimpah
Budaya • 05 Mar

Festival Lilin di Kuil Gunung Aomori: Tradisi 450 Tahun Doakan Panen Berlimpah

Ribuan lilin menerangi dinding batu di sebuah kuil di pegunungan Prefektur Aomori, Jepang utara, dalam sebuah festival tradisional untuk memohon panen yang berlimpah dan kesejahteraan keluarga. Festival ini diadakan setiap tahun setelah Tahun Baru Imlek di Kuil Sawada Shinmeigu, Kota Hirosaki. Tradisi unik ini konon telah memiliki sejarah lebih dari 450 tahun. Pada Selasa malam, para pengunjung mendatangi kuil dan memanjatkan doa dalam keheningan sambil menyalakan lilin. Lilin-lilin tersebut diletakkan di permukaan dinding batu yang berfungsi sebagai tempat pemujaan utama di kuil tersebut.

13 Warga Negara Jepang Ditahan di Indonesia, Diduga Terlibat Jaringan Penipuan
Domestik • 04 Mar

13 Warga Negara Jepang Ditahan di Indonesia, Diduga Terlibat Jaringan Penipuan

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menyatakan bahwa 13 warga negara Jepang telah ditahan di negara tersebut. Meskipun rinciannya belum diketahui secara pasti, mereka diduga terlibat dalam aktivitas jaringan penipuan (scam). Pihak kedutaan mengungkapkan bahwa mereka telah mendapatkan informasi dari otoritas setempat bahwa ke-13 orang tersebut ditahan di Kabupaten Bogor, dekat Jakarta, pada hari Senin (02/03/2026). Pihak kedutaan akan meminta rincian lebih lanjut kepada otoritas terkait mengenai kasus ini. Kedutaan juga menambahkan bahwa ini merupakan pertama kalinya tindakan tegas dilakukan terhadap basis penipuan di Indonesia yang melibatkan warga negara Jepang.

Putusan Pembubaran Unification Church: Reaksi Korban dan Pengikut Generasi Kedua
Domestik • 04 Mar

Putusan Pembubaran Unification Church: Reaksi Korban dan Pengikut Generasi Kedua

Sekitar 80 orang, termasuk pengikut generasi kedua dari kelompok religius yang dikenal luas sebagai Unification Church, berkumpul di Tokyo untuk menunggu putusan Pengadilan Tinggi pada hari Rabu (04/03/2026). Pada pukul 11:10 pagi, ketika mereka diberitahu tentang perintah pembubaran, para peserta tampak menghela napas dalam-dalam atau menunduk lesu ke arah lantai. Kojima Kiaki, yang mengepalai kelompok pengikut generasi kedua yang didedikasikan untuk melindungi hak-hak jamaah, kemudian berbicara dalam konferensi pers. Ia menyatakan bahwa dirinya diliputi kekhawatiran dan kecemasan mengenai masa depan gereja dan bagaimana para pengikut harus melanjutkan keyakinan mereka.

AS Ekstradisi Dokter Jepang Terkait Kasus Perusakan Kuil 11 Tahun Lalu
Domestik • 03 Mar

AS Ekstradisi Dokter Jepang Terkait Kasus Perusakan Kuil 11 Tahun Lalu

Seorang dokter asal Jepang diperkirakan akan segera diekstradisi dari Amerika Serikat, 11 tahun setelah diduga melakukan perusakan terhadap properti budaya penting di sebuah kuil kuno dekat Tokyo. Kepolisian Jepang bersiap untuk menangkap pria berusia 63 tahun tersebut begitu ia tiba di tanah air. Kasus ini berawal dari serangkaian insiden pada tahun 2015, di mana cairan mirip minyak ditemukan disiramkan ke berbagai harta karun nasional dan aset budaya penting di sejumlah kuil di seluruh Jepang.

Laporan Barang Hilang di Tokyo Tembus Rekor Tertinggi Tahun Lalu
Domestik • 03 Mar

Laporan Barang Hilang di Tokyo Tembus Rekor Tertinggi Tahun Lalu

Kepolisian Tokyo melaporkan bahwa jumlah laporan barang hilang mencapai rekor tertinggi pada tahun lalu. Menariknya, harta benda yang hilang tersebut mencakup uang tunai senilai lebih dari 28 juta dolar AS (sekitar 400 miliar rupiah). Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo mencatat ada sekitar 4,5 juta laporan barang hilang sepanjang tahun lalu. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 3 persen dibandingkan tahun 2024, sekaligus menjadi angka tertinggi sejak pencatatan dimulai pada tahun 1940. Rekor Temuan Uang Tunai Dari total laporan tersebut, jumlah uang tunai yang hilang mencapai sekitar 4,5 miliar yen. Angka ini naik 0,5 persen dari tahun sebelumnya dan juga mencatatkan rekor baru.

Pria Jepang Bantah Bersalah Atas Kematian Wanita Akibat 32 Sloki Tequila
Domestik • 02 Mar

Pria Jepang Bantah Bersalah Atas Kematian Wanita Akibat 32 Sloki Tequila

Seorang pria di Jepang mengaku tidak bersalah atas tuduhan menyebabkan kematian seorang wanita setelah memaksanya meminum 32 sloki tequila. Tindakan tersebut diduga dilakukan dengan niat awal untuk melakukan perbuatan tidak senonoh. Persidangan terhadap terdakwa bernama Itaya Hiroki ini dimulai di Pengadilan Distrik Nagoya, Jepang tengah, pada Senin kemarin. Kronologi Kejadian Tiga tahun lalu, Itaya dituduh mendorong seorang wanita berusia 25 tahun untuk mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan sebelum membawanya ke sebuah hotel. Wanita tersebut kemudian dinyatakan meninggal dunia akibat hypoxic encephalopathy (kerusakan otak akibat kurang oksigen) yang dipicu oleh keracunan alkohol akut.