BERITA JEPANG

Budaya

Pameran Tentara Keturunan Jepang di Militer AS Saat Perang Dunia II Digelar
Budaya • 21 Feb

Pameran Tentara Keturunan Jepang di Militer AS Saat Perang Dunia II Digelar

Sebuah upacara peringatan telah diadakan di San Francisco menjelang pembukaan pameran keliling yang menampilkan orang-orang keturunan Jepang yang bertugas di militer Amerika Serikat selama Perang Dunia Kedua. Sekitar 100 orang, termasuk kerabat mantan tentara keturunan Jepang-Amerika, diundang ke acara tersebut pada hari Jumat. Pameran ini diselenggarakan oleh sekelompok veteran dan entitas lain untuk meningkatkan kesadaran tentang pengabdian sekitar 33.000 prajurit keturunan Jepang yang bertempur di Eropa dan tempat lain selama perang.

Kota di Jepang Barat Gelar Pengalaman Upacara Minum Teh untuk Anak TK
Budaya • 20 Feb

Kota di Jepang Barat Gelar Pengalaman Upacara Minum Teh untuk Anak TK

Anak-anak kecil di Kota Sakaide, Prefektur Kagawa, mendapatkan kesempatan berharga untuk merasakan langsung tradisi upacara minum teh Jepang. Sekitar 180 anak berusia 5 tahun dari sembilan taman kanak-kanak dan pusat penitipan anak setempat ikut serta dalam acara adat tersebut. Setiap peserta mencoba menyeduh teh di dalam mangkuk menggunakan pengocok dari bambu (chasen). Instruktur dari sekolah upacara minum teh Urasenke mengajari mereka cara menggerakkan pengocok tersebut, yaitu seperti menulis angka satu dalam aksara Jepang.

Kisah Hibakusha Menginspirasi Generasi Muda Jepang Bertindak Demi Perdamaian
Budaya • 19 Feb

Kisah Hibakusha Menginspirasi Generasi Muda Jepang Bertindak Demi Perdamaian

Pengeboman atom di Hiroshima dan Nagasaki sering kali hanya diajarkan sebagai sejarah. Namun, bagi sebagian anak muda di Jepang, peristiwa tersebut sama relevannya saat ini, dan telah menjadi alasan bagi mereka untuk bertindak. Tersentuh oleh kisah-kisah para penyintas yang dikenal sebagai hibakusha, mereka memilih untuk melangkah maju dengan cara-cara baru agar pesan-pesan perdamaian tetap hidup. Selama tahun fiskal lalu, Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima mencatat rekor jumlah pengunjung tertinggi yang pernah ada: 2,2 juta pengunjung. Angka saat ini menunjukkan daya tarik tersebut berada di jalur yang tepat untuk kembali memecahkan rekor itu. Bagi banyak pengunjung, pengalaman tersebut bukan tentang sejarah sebagai sesuatu yang telah selesai, melainkan sesuatu yang belum tuntas.

Warga Mihonoseki Hias Ranting Pohon dengan Mochi Sambut Tahun Baru Imlek
Budaya • 19 Feb

Warga Mihonoseki Hias Ranting Pohon dengan Mochi Sambut Tahun Baru Imlek

Sebuah komunitas di wilayah Jepang barat tengah merayakan pergantian Tahun Baru Imlek dengan membuat hiasan tradisional berupa ranting-ranting pohon yang dipercantik menggunakan ornamen putih dari kue beras mochi. Dekorasi semacam ini telah menjadi tradisi turun-temurun menjelang perayaan Imlek di kawasan Mihonoseki-cho, Kota Matsue, yang ditujukan sebagai bentuk doa pengharapan akan panen melimpah di sepanjang tahun. Asosiasi pariwisata setempat memutuskan memulai dan menggelar kegiatan festival tahunan ini sejak 10 tahun lalu di areal kuil Miho, sebagai usaha pelestarian budaya sembari mendongkrak minat wisata pengunjung.

Festival Hadaka Mairi: Ritual 'Telanjang' Musim Dingin di Aomori
Budaya • 19 Feb

Festival Hadaka Mairi: Ritual 'Telanjang' Musim Dingin di Aomori

Pria-pria yang hanya mengenakan cawat (fundoshi) berparade di jalan-jalan yang diapit tumpukan salju di sebuah kota di Jepang utara dalam acara tradisional Tahun Baru Imlek. Sebanyak 37 pria yang hampir telanjang berkumpul di sebuah kuil Shinto pada hari Selasa di distrik Onizawa, Hirosaki, Prefektur Aomori, untuk ritual “hadaka mairi,” atau “ziarah telanjang.” Di halaman kuil, para pria merendam diri mereka dalam bak kayu berisi air sebagai ritual penyucian. Mereka mengertakkan gigi menahan dingin yang menusuk saat berulang kali mencelupkan diri ke dalam air.

Tari Enburi: Ritual Unik Aomori Sambut Kedatangan Musim Semi
Budaya • 17 Feb

Tari Enburi: Ritual Unik Aomori Sambut Kedatangan Musim Semi

Seni pertunjukan tradisional di prefektur Aomori, Jepang utara, kini tengah menyambut kedatangan musim semi. “Hachinohe Enburi” adalah pertunjukan tari lokal yang dilakukan oleh banyak kelompok. Mereka merekayasa ulang adegan dari pertanian padi untuk memanjatkan doa demi panen yang melimpah. Seni lokal ini telah ditetapkan sebagai Aset Budaya Rakyat Takbenda Penting negara tersebut. Festival selama empat hari ini dimulai di Kota Hachinohe pada hari Selasa. Tiga puluh empat kelompok berparade melalui jalan-jalan sambil menampilkan tarian mereka di pusat kota.