
Bursa Saham Tokyo Melemah Akibat Aksi Hindari Risiko Investor
Pasar saham Jepang bereaksi tajam terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, yang menyebabkan indeks acuan mengalami penurunan signifikan. Indeks Nikkei 225 terpantau melemah di hampir seluruh sektor segera setelah pembukaan perdagangan pada hari Senin. Penurunan ini dipicu oleh laporan bahwa Selat Hormuz secara efektif ditutup, yang berpotensi memutus jalur pasokan minyak mentah dari Timur Tengah. Fluktuasi Pasar Indeks acuan sempat merosot hingga 2,6 persen di awal perdagangan. Meskipun sempat menunjukkan upaya bangkit, Nikkei 225 akhirnya menutup hari dengan pelemahan 1,35 persen di level 58.057. Penurunan pada hari Senin ini terjadi setelah pasar mencatat rekor tertinggi dalam tiga hari berturut-turut sebelumnya.



