BERITA JEPANG

Bisnis

Krisis Tenaga Kerja Pukul Seven-Eleven: Pengiriman Onigiri Dikurangi
Bisnis • 12 Feb

Krisis Tenaga Kerja Pukul Seven-Eleven: Pengiriman Onigiri Dikurangi

Seven-Eleven Japan mengumumkan pengurangan frekuensi pengiriman onigiri, sandwich, dan produk makanan lainnya ke toko-toko akibat kekurangan tenaga kerja. Operator jaringan convenience store terbesar di Jepang ini memangkas pengiriman dari tiga kali menjadi dua kali sehari. Pengurangan dimulai sejak Senin pekan ini di beberapa fasilitas pemrosesan makanan di Hokkaido. Perusahaan menyatakan langkah ini diperkirakan akan mengurangi biaya tenaga kerja sekitar 10 persen. Dipertegas bahwa jumlah produksi dan pengiriman harian tetap sama — hanya frekuensinya yang berkurang.

Analis: PDB Jepang Diprediksi Tumbuh Positif di Kuartal Oktober-Desember 2025
Bisnis • 12 Feb

Analis: PDB Jepang Diprediksi Tumbuh Positif di Kuartal Oktober-Desember 2025

Para analis memperkirakan ekonomi Jepang kembali tumbuh pada tiga bulan terakhir 2025, ditopang oleh belanja korporasi dan konsumsi pribadi yang solid. Sebelas lembaga riset telah menyampaikan proyeksi PDB untuk periode Oktober-Desember menjelang rilis resmi data pada Senin depan. Seluruh lembaga memperkirakan PDB tumbuh dalam basis riil (inflation-adjusted) setelah kontraksi pada kuartal sebelumnya. Lima lembaga memproyeksikan pertumbuhan tahunan di kisaran 1 hingga 1,9 persen. Empat lembaga memperkirakan pertumbuhan di kisaran 2 persen. Sementara dua lembaga menaruh angka pertumbuhan di bawah 1 persen.

Menteri Ekonomi Jepang ke AS Bahas Tahap Pertama Investasi 550 Miliar Dolar
Bisnis • 11 Feb

Menteri Ekonomi Jepang ke AS Bahas Tahap Pertama Investasi 550 Miliar Dolar

Menteri Ekonomi Jepang menuju Amerika Serikat untuk membahas fase awal rencana investasi Tokyo di AS. Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Akazawa Ryosei akan berada di Washington untuk bertemu Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick. Akazawa mengatakan kepada wartawan sebelum keberangkatannya pada hari Rabu bahwa ia telah menjalani negosiasi yang sangat ketat dengan AS dengan kepentingan nasional dipertaruhkan. Ia menyatakan diskusi mendalam telah berlangsung di level menteri dan akan mengumumkan sesegera mungkin ketika kedua pihak menyepakati rencana investasi pertama.

Bandai Namco Filmworks Serap Bisnis Gundam Sotsu dalam Restrukturisasi
Bisnis • 11 Feb

Bandai Namco Filmworks Serap Bisnis Gundam Sotsu dalam Restrukturisasi

Bandai Namco Holdings akan mengonsolidasikan fungsi-fungsi utama dari operasi visual dan musiknya sebagai bagian dari reorganisasi besar yang bertujuan untuk mempercepat ekspansi global waralaba Mobile Suit Gundam dan memperkuat penggunaan aset musik di seluruh portofolio IP-nya. Efektif mulai 1 April 2026, Bandai Namco Filmworks (BNFW) akan menyerap bisnis terkait Gundam dan operasi produksi IP milik Sotsu, sementara Bandai Namco Music Live akan mengintegrasikan anak perusahaan penerbitan musik Sotsu.

Prudential Life Jepang Bentuk Panel Independen untuk Investigasi Skandal Dana Nasabah
Bisnis • 11 Feb

Prudential Life Jepang Bentuk Panel Independen untuk Investigasi Skandal Dana Nasabah

Prudential Life Insurance Jepang mengumumkan rencana pembentukan panel pengacara pihak ketiga untuk menyelidiki rincian penyimpangan yang dilakukan oleh staf penjualannya. Staf tersebut diduga telah menyalahgunakan dana nasabah hingga puluhan juta dolar. Unit dari Prudential Financial yang berbasis di AS ini mengungkapkan bulan lalu bahwa lebih dari 100 karyawan, baik yang masih aktif maupun mantan karyawan, telah menipu nasabah dan memperoleh dana sebesar 3,1 miliar yen, atau sekitar 20 juta dolar (Rp310 miliar). Perusahaan menemukan penyimpangan ini melalui investigasi internal.

Rekor Baru! Utang Nasional Jepang Tembus 1.342 Triliun Yen di 2025
Bisnis • 10 Feb

Rekor Baru! Utang Nasional Jepang Tembus 1.342 Triliun Yen di 2025

Utang pemerintah Jepang naik ke rekor tertinggi pada akhir tahun lalu. Kementerian Keuangan mengatakan utang pemerintah yang beredar mencapai 1.342,172 triliun yen, atau sekitar 8,6 triliun dolar, pada akhir 2025. Angka itu naik sekitar 24,5 triliun yen dari tahun sebelumnya. Rinciannya menunjukkan bahwa obligasi pemerintah mencapai sekitar 1.197,6 triliun yen, surat utang jangka pendek hampir 100,4 triliun yen, dan pinjaman sekitar 44,1 triliun yen. Angka obligasi pemerintah naik lebih dari 24 triliun yen.